VIRUS CORONA DI BATAM
Warga Sagulung Wajib Isi Surat Pernyataan Sebelum Dapat Sembako Pemko Batam, Camat: Banyak Gak Jujur
Dia mengatakan warga saat ini banyak yang sudah menerima bantuan dari Pemerintah seperti BST, BNPT, PKH, dan DTKS, tapi tidak mau jujur.
"Semua bantuan mau diambil. Jadi surat pernyataan itu dibuat agar tidak terjadi tumpang tindih,"kata Reza.
Stok Tak Cukup
Penyaluran paket sembako tahap kedua untuk Kecamatan Nongsa dan Kecamatan Sagulung, Kota Batam, Provinsi Kepri diundur.
Pendistribusian paket sembako yang bersumber dari APBD Kota Batam ini diundur akibat ketersediaan sembako yang tidak mencukupi.
Rencananya, pembagian sembako di Kecamatan Nongsa akan didistribusikan pada 19 Mei dan Kecamatan Sagulung 20 Mei 2020 lalu.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin mengakui pengunduran jadwal distribusi sembako di dua kecamatan tersebut, disebabkan karena stok sembako yang tidak mencukupi.
Hal itu karena sembako tersebut didatangkan dari luar Kota Batam.
• Cara Mudah Download Video YouTube Lewat Hape
Sehingga dibutuhkan waktu dan menyesuaikan dengan jadwal kapal yang membawa sembako tersebut ke Batam.
“Penyedia dan distributor sebenarnya sudah mengupayakan secara maksimal untuk tepat waktu. Memang ada kendala pada pengiriman sembako,” ujar Jefridin, Senin (25/5/2020).
Terhambatnya pengiriman sembako tesebut juga disebabkan karena beberapa daerah seperti Jakarta saat ini sedang menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Selain itu, yang membutuhkan paket sembako menurut dia tidak hanya Kota Batam, tapi daerah-daerah lainnya di Indonesia yang saat ini juga memesan banyak bahan pokok untuk masyarakatnya.
“Stok terbatas, Jakarta saat ini masih PSBB yang membuat pengiriman barang sedikit terlambat,” ujarnya.
• Persija Jakarta Pastikan Absen Ikut Lanjutan Liga 1 2020 Jika 3 Syarat Tak Dipenuhi PSSI
• Viral saat Diberi Makan Sekelompok Monyet di India Terapkan Physical Distancing
Mewakili Pemko Batam, pihaknya menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kecamatan Sagulung dan Kecamatan Nongsa atas keterlambatan pendistribusian sembako tersebut.
Sejatinya terjadi bukan karena keinginan Pemko Batam sengaja ingin menunda.
Namun karena memang ada kendala pengiriman barang yang membutuhkan waktu cukup lama.
Jefridin berharap masyarakat bisa bersabar, Pihaknya pasti akan berusaha semaksimal mungkin agar sembako tersebut bisa segera tiba di Batam. Sehingga secepat mungkin bisa langsung didistribusikan untuk masyarakat.
"Kami memohon maaf atas keterlambatan pendistribusian sembako untuk masyarakat,” katanya.(TribunBatam.id/Ian Sitanggang/Roma Uly Sianturi)