TAGIHAN LISTRIK NAIK

Bukan Karena Tarif Naik, PLN Tanjungpinang Sebut Ada Lonjakan Pemakaian Listrik Pelanggan

Dalam catatan pihak PLN, lonjakan pemakaian listrik di wilayah PLN UP3 Tanjungpinang sebanyak 51 sampai 80 persen.

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Dewi Haryati
TRIBUNBATAM.ID/ENDRA KAPUTRA
Suasana rapat dengar pendapat antara DPRD Kepri dengan PLN Tanjungpinang, Selasa (9/6/2020). RDP ini membahas terkait keluhan pelanggan soal tagihan listrik 

Disampaikannya, dalam kondisi saat ini, memang sangat menjadi kekhawatiran masyarakat. Sosialisasi pihak PLN juga dirasakan sangat kurang.

"Sebab banyak sekali masyarakat yang mengadu kepada kami terkait tagihan yang melonjak. Harusnya ada sosialisasi yang intes dilakukan," ujarnya.

Polisi Siaga

Ada pemandangan yang berbeda saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) soal keluhan tagihan listrik PLN di ruang Serba Guna Lantai 3, Kantor DPRD Kepri di Tanjungpinang, Selasa (9/6/2020).

Biasanya RDP yang digelar wakil rakyat berjalan tanpa pengamanan. Namun kali ini tidak.

Pantauan Tribunbatam.id, terlihat puluhan anggota kepolisian tampak berjaga di halaman depan kantor DPRD Kepri.

Tidak hanya itu, kendaraan water cannon dan dua kendaraan milik kepolisian juga terparkir.

Wakapolres Tanjungpinang Kompol Agung Gima Sunarya mengatakan, hal itu dalam bentuk memberikan keamanan dan kenyamanan dalam gelaran RDP tersebut.

 DUA Bulan Terbaring Akibat Penyakit Serius, Nenek Lusi Makin Tak Berdaya Setelah Anaknya Kena PHK

 JAWABAN Bright PLN Batam Saat Diminta Tera Ulang Meteran Listrik, Buyung: Tiap 5 Tahun Ganti Baru

"Kita ingin memberikan keamanan dan kemanan. Sebab itu bagian tugas kepolisian agar rapat tersebut berjalan kondusif," ujarnya, Selasa.

Wakil Ketua l DPRD Kepri Dewi Kumalasari juga merasakan hal berbeda dalam RDP tersebut.

"Padahal setiap RDP tak ada pengamanan seperti ini. RDP soal PLN baru ada. Ini sangat berbeda," sebutnya.

Ia berharap, dari rapat ini bisa mendapatkan win-win solusi, serta rapat berjalan aman dan lancar.

"Kagetnya masyarakat akan tagihan listrik memang membuat semua menjadi panik. Pihak PLN harus memberikan penjelasan yang sejelas-jelasnya," ujarnya.

Diberitakan, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Riau (Kepri) menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Manajemen PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Tanjungpinang, Selasa (9/6/2020).

RDP ini terkait keluhan kenaikan tarif listrik yang banyak diprotes masyarakat.

Tampak sejumlah Kepala Dinas dan anggota DPRD di Kabupaten Bintan dan Tanjungpinang turut hadir.

Dalam RDP ini juga tampak Wakil Ketua I DPRD Kepri Dewi Kumalasari dan anggota Komisi III Lis Darmansyah.

Lis Darmansyah terlihat sebagai moderator atau memimpin RDP tersebut.

Sampai berita ini ditulis, RDP masih berlangsung. (tribunbatam.id/Endra Kaputra)

Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved