Buntut Tagihan Listrik Membengkak! Gubernur Kepri Menyurati Dua Bos PLN

“Komitmen pertemuan dengan PLN di Batam dan Gedung Daerah harus menjadi nyata."

IST
PERIKSA METERAN - Plt Gubernur Kepri, Isdianto secara simbolis mengecek meteran listrik warga bersama manajemen Bright PLN Batam di Sembulang, Galang, beberapa waktu lalu. Ia meminta komitmen PLN di masa pandemi untuk membantu masyarakat. 

“Jangan lupakan untuk melakukan sosialisasi masif terkait kebijakan yang diambil oleh PLN Batam, berkaitan dengan adanya kenaikkan tagihan listrik yang ada pada masyarakat,” ujarnya.

Gara-gara Kejar Burung Love Bird, Pemuda Ini Kesetrum saat Panjat Gardu PLN

Adapun permintaan terakhir dalam surat tersebut berisi bila ada kelebihan tagihan listrik akibat kesalahan hitung pecatatan meteran, baik untuk rumah tangga maupun rumah tidak berpenghuni, PLN diminta mengembalikan kelebihan bayaran pada tagihan bulan berikutnya.

Sebelumnya ia meminta PLN jangan melakukan perhitungan dengan sistem perkiraan.

Pemko Rapat Tertutup 4 Jam dengan bright PLN Batam, Kelebihan Tagihan Listrik Bisa Dicicil 9 Bulan

"Jangan lagi pakai perhitungan perkiraan.

Petugas pencatat tagihan harus turun langsung," ujar Isdianto.

Pada pertemuan dengan manajemen UP3 PLN Tanjungpinang, ia juga meminta jangan adala lagi pemutusan listrik pada pelanggan yang menunggak di masa pandemi Covid-19.

Tagihan Listrik Dikeluhkan Pelanggan, DPRD Kepri Minta Bright PLN Batam Diaudit  

"Saya amati beberapa hari ini beritanya PLN terus, dan semua aduan masyarakat tentang tagihan membengkak. Coba jelaskan itu bisa dipertanggungjawabkan atau tidak," katanya, kemarin.

Ia meminta PLN lebih transparan menghitung tagihan listrik pelanggan, sehingga tak menimbulkan keresahan di masyarakat, yang dikhawatirkan memicu rasa kurang percaya dan anarkis.

Banyak Pelanggan Komplain, PLN Batam Diminta Tera Ulang Meteran, Sahat: Jangan Rampas Hak Rakyat

Dengan tegas Isdianto meminta jika ada aturan baru, baik tagihan atau lain-lain, PLN harus bisa mempertanggungjawabkan ke pelanggan.

Termasuk ia meminta tagihan listrik pada rumah kosong yang sebelumnya jadi perbincangan warganet di media sosial diselesaikan dengan baik.

Kisruh Tagihan Listrik Warga Membengkak, Ini Saran DPD RI Dapil Kepri untuk PLN Batam

Masa Genting Ekonomi
Pandemi corona yang meluluhlantakkan berbagai sektor mengundang keprihatinan Isdianto. Ia pun meminta PLN memahami masa-masa genting perekonomian masyarakat saat ini.

Isdianto juga meminta komitmen PLN berpartisipasi membantu masyarakat melawan Covid-19, salah satunya dengan cara memberi pelayanan ketenagalistrikan yang lebih optimal.

PLN Beri Keringanan Membayar Tagihan Listrik yang Membengkak di Bulan Juni, Berikut Syaratnya

“PLN harus memahami kondisi sulit ekonomi masyarakat dan sektor swasta, sehingga diharapkan dapat mengambil kebijakan yang tidak memberatkan masyarakat,” jelasnya.

Permintaan sama disampaikan Isdianto pada manajemen UP3 PLN Tanjungpinang.

KABAR GEMBIRA! Perbaikan Sistem Listrik Kelar, PLN Batam Sebut Hari Ini Tak Ada Pemadaman Bergilir

Namun ada penegasan untuk surat bernomor 671.11/805/ESDM-SET/2020, yakni tentang posko bersama.

Poin tersebut agar dalam waktu satu pekan sejak surat diterbitkan, manajemen membuka posko pengaduan bersama di setiap kecamatan di Tanjungpinang dan Bintan.

Lamban, Anggota DPRD Kepri Sorot Kerja PLN Atasi Padamnya Listrik di Batam, Bintan dan Tanjungpinang

Posko ini akan menampung aspirasi maupun keluhan pelanggan terhadap kenaikan tagihan listrik.

(tribunbatam.id/Endra Kaputra)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved