NEW NORMAL DI TANJUNGPINANG

New Normal di Tanjungpinang, Disdik Sebut Siswa Masih Belajar di Rumah, 'Masih Belajar Daring'

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang Atmadinata mengatakan, sampai saat ini belum ada dibuat jadwal siswa kembali belajar di sekolah

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id
Plt Wali Kota Tanjungpinang, Rahma. Soal siswa kembali belajar di sekolah, Pemko Tanjungpinang masih tunggu teknis dari pusat 

Sementara itu, Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menyarankan agar proses belajar mengajar siswa di sekolah ditunda.

Komisioner KPPAD Kepri Erry Syahrial menyampaikan, alasan tersebut tentunya untuk menghindari bertambahnya kasus baru Covid-19 di Kepri.

"Bukan tidak setuju kembali belajar di sekolah. Tapi ada hal yang harus lebih dipikirkan. Jangan sampai bertambah lagi anak-anak kita terpapar Covid-19," ujarnya melalui sambungan telepon.

Menurutnya, dari data yang diperoleh tim gugus tugas penanganan Covid-19, anak di bawah umur 18 tahun yang terpapar virus tersebut sebanyak 15 persen.

"Siswa sekolah ini kan umurnya bervariasi sesuai tingkatan. Kalau pemahaman siswa SMA terkait protokol kesehatan bisalah dicerna baik. Bagaimana tingkatan bawahnya," ujarnya dengan nada khawatir.

Selain itu, apakah seluruh sekolah di Kepri sudah mempersiapkan protokol kesehatan?

"Apakah pihak sekolah sudah melakukan sosialisasi secara intens terhadap orang tua siswa hingga ke siswanya," tanyanya.

Usulan agar siswa kembali belajar di sekolah ditunda ternyata sudah disampaikan KPPAD ke tingkat pusat.

"Jadi usulan ini juga sudah kita sampaikan ke KPAI. Intinya kami tidak ingin anak-anak kami terpapar virus itu," ujarnya.

Bila pemerintah memang ingin proses belajar mengajar kembali dilakukan di sekolah, menurutnya, bisa dibuat dahulu sekolah percontohan.

"Pilih satu sekolah di masing-masing tingkatan. Baik negeri maupun swasta. Terapkan bagaimana protokol kesehatan di sekolah yang baik dan benar. Bila dalam waktu sekitar 2 sampai 3 bulan aman saja. Sekolah lain tinggal mengikuti sekolah percontohan tersebut," ujarnya.

(Tribunbatam.id/endrakaputra)

Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved