Breaking News:

KAVELING BODONG DI BATAM

Konsumen Kaveling Bodong PT PMB Perjuangkan Uang Mereka Kembali, 'Jangan Dipidana Saja'

“Kasus terus berjalan, sementara uang yang kami berikan bagaimana ceritanya? Kasihan. Ada konsumen yang ekonominya pas-pasan,” ucap Ilyas.

Penulis: Ichwan Nur Fadillah | Editor: Septyan Mulia Rohman
TRIBUNBATAM.ID/DIPA NUSANTARA
Konsumen PT PMB meminta DPRD Kota Batam menghadirkan pihak PT Prima Makmur Batam (PT PMB) untuk dapat memberikan keterangan perihal lahan yang telah mereka beli karena statusnya tak jelas. Mereka mendatangi gedung Dewan, Selasa (24/9/2019). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM – Calon konsumen kaveling bodong PT Prima Makmur Batam (PMB) terus menuntut hak mereka.

Meski mengapresiasi langkah hukum yang terus berjalan, mereka tetap berjuang meminta uang mereka yang sebelumnya telah disetor kepada pihak perusahaan untuk kembali.

Seperti diketahui, Komisaris PT PMB, Zazli telah diserahkan oleh penyidik KLHK ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam.

“Kasus terus berjalan, sementara uang yang kami sudah berikan bagaimana ceritanya? Kasihan. Ada juga konsumen yang ekonominya pas-pasan,” kata salah satu konsumen, Ilyas, kepada TribunBatam.id, Senin (22/6/2020).

Jika ditotal, kerugian materi seluruh konsumen dapat berjumlah milyaran.

Dia dan konsumen lain pun berharap agar pihak terkait ikut mempertimbangkan perihal kerugian ini.

“Kalau pidana saja, nanti nasib kami yang sudah keluar uang bagaimana,” sebutnnya.

Ketua Advokasi Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN), Rizal E. Halim mengatakan, perihal pemulihan konsumen, dia meminta Ilyas dan kawan-kawan bersabar.

“Tunggu hasil sidik Polda Kepri,” ujarnya kepada Tribun Batam.

Untuk penyitaan aset perusahaan, Rizal mengatakan jika Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia juga telah melakukannya dengan menyita sebanyak 8 dump truck, 1 buldoser, dan 3 ekskavator.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved