BATAM TERKINI
Kepsek SMPN 27 Batam Tunggu Aturan Teknis Disdik Tentang Belajar Tatap Muka Saat Covid-19
Imbauan Pemko Batam melalui Disdik Kota Batam untuk seluruh Kepala Sekolah Negeri, sudah diteruskan kepada orangtua/wali murid.
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Pihak SMPN 27 Batam masih menunggu aturan dari Dinas Pendidikan mengenai kegiatan belajar tatap muka.
Ini menurutnya penting untuk membahas sejumlah hal dalam mendukung kegiatan belajar mengajar, khususnya pada sistem tatap muka.
"Kami masih menunggu aturan teknis dari dinas. Pandemi ini masih terjadi, jika kegiatan belajar tatap muka tetap dilakukan," ucap Kepala Sekolah SMPN 27 Batam, Bobor Hehetua Pasaribu, Minggu (5/7/2020).
Ia mengatakan, imbauan dari pemerintah Kota Batam, melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam untuk seluruh Kepala Sekolah Negeri, sudah diteruskan kepada orangtua/wali murid.
Sekolah yang berada di Kecamatan Sagulung, Kota Batam ini juga masih memikirkan bagaimana teknis pembelajaran jika belajar tatap muka jadi dilakukan.
"Untuk sekolah negeri di Batam, rata-rata muridnya sangat banyak, satu kelas jumlah muridnya di atas 35 orang. Jika sekolah masuk otomatis untuk jaga jarak sangat sulit dilaksanakan. Jangankan seragam, masuk sekolahpun masih belum ada arahan," kata Borbor.
Kumpulkan Ketua RT dan RW
Ketua Komite SMPN 27 Batam, Alvian punya cara tersendiri agar orang tua calon peserta didik yang tidak tertampung tidak berkerumun mendatangi sekolah.
Bersama perwakilan sekolah, mereka berkoordinasi dengan sejumlah Ketua RT dan RW.
Tujuannya, memberi pengarahan kepada warga mereka, khususnya kepada mereka yang anaknya tidak tertampung.
Seperti diketahui, terdapat 266 calon peserta didik yang tidak tertampung di SMPN 27 Batam yang berlokasi di Kecamatan Sagulung ini.
Mayoritas mereka yang tidak tertampung, diketahui merupakan warga yang tinggal di sekitar sekolah.
• Sat Sabhara Polres Tanjungpinang Intens Latihan, Antisipasi Hal Tak Diinginkan Saat Pilkada Kepri
• Izin Ketahui Hubungan Ayu Ting Ting dengan Enji Saat Ini, Sule: Ini Agak Sensitif, Tapi Bukan Gosip
"Jadi kami kumpulkan semua perangkat RT/RW yang ada di zona SMPN 27 Batam. Kami duduk bersama untuk mencari solusinya," kata Alvian, Selasa (30/6/2020).
Dia juga mengatakan mereka menunggu sampai tanggal 3 Juli 2020.
Menurutnya, tidak ada alasan calon peserta didik tersebut tidak diterima.