Breaking News:

Dinas Terpadu Satu Pintu Heran Ada Gerai Baru Alfamart, sejak Tahun 2019 Tak Pernah Keluarkan Izin

Kepala BPM-PTSP Batam, Firmansyah pun mengaku heran berdirinya gerai baru Alfamart di Kaveling Senjulung, Kabil, Kecamatan Nongsa, Batam

TRIBUN BATAM / LEO HALAWA
WARALABA MINIMARKET - Seorang ibu melintas di depan bangunan Alfamart di permukiman Kavling Senjulung, Punggur, Batam, Selasa (21/7/2020). Sejumlah warga protes akan beroperasinya waralaba minimarket ini karena dianggap akan mematikan usaha warga. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Pemko Batam melalui Badan Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPM-PTSP) memastikan sejak 2019 hingga tahun 2020 tak pernah mengeluarkan izin baru penambahan gerai Alfamart maupun Indomaret di Batam.

Kepala BPM-PTSP Batam, Firmansyah pun mengaku heran berdirinya gerai baru Alfamart di Kaveling Senjulung, Kabil, Kecamatan Nongsa, Batam.

"Kok, sekarang muncul kembali pembangunan Alfamart, siapa yang mengeluarkan izin," ungkap Firmansyah saat dihubungi Selasa (21/7/2020) siang.

Warga Takut Usaha Tak Laku, Alfamart Kaveling Senjulung Picu Polemik, Lurah Bilang Belum Ada Izin

Sama-sama Terkenal dan Gerainya Ada di Mana-mana, Lebih Kaya PEMILIK INDOMARET ATAU ALFAMART?

1.305 UKM Gulung Tikar di Batam Tak Mampu Bayar Karyawan Selama Pandemi Sulit Dapat Bahan Baku

Ia mengancam menutup usaha itu jika ternyata saat dilakukan pemeriksaan pemilik usaha waralaba tak mengantongi izin.

"Bila benar pendirian Alfamart di RT 03/RW 11, Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa tidak dilengkapi izin legalitas lengkap maka BPM-PTSP akan menutup gerai tersebut," tambahnya.

Namun sebelum menjatuhkan sanksi Firmansyah akan lebih dahulu menurunkan tim mengecek keabsahan izin pemilik usaha.

"Kalau belum ada izin kami melarang beroperasi," tegasnya.

Hingga Desember 2019 pihaknya mencatat ada 361 gerai Alfamart dan Indomaret di Batam.

Ilustrasi logo Alfamart dan Indomaret
Ilustrasi logo Alfamart dan Indomaret (ISTIMEWA)

"Survei lapangan dan izin yang per Desember 2019, gerai Alfamart 167 dan Indomaret 194 gerai," jelasnya.

Selain menurunkan tim melakukan pemeriksaan izin ke pemilik usaha, Firmansyah mengatakan akan berkoordinasi dengan Komisi I DPRD Batam mengecek kembali perizinan gerai tersebut.

"Kami akan berkoordinasi dengan Komisi I DPRD Batam untuk crosscheck ke lokasi, karena sebelumnya kami  sudah sepakat tak ada izin penambahan dan perpanjangan bagi gerai," tutupnya.

Permudah UMKM Akses Kredit Digital, Cuma Butuh 15 Menit Ajukan Pinjaman Modal

Siapkan Rp 4,2 Triliun, Himbara Luncurkan Pinjaman Digital bagi Satu Juta UMKM

Tarik Ulur Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Bikin Kesal LAM, Pemko Bingung Bagi Porsi untuk UMKM

(tribunbatam.id/Leo Halawa)
 

Penulis: Leo Halawa
Editor: Azmi S
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved