Palestina dan Israel Terus Berperang, Selain soal Agama Ini Penjelasan 2 Negara Tak Pernah Akur
Di luar konteks agama yang sering didengar ternyata ada penjelasan sederhana tensi tinggi yang seakan tak pernah usai antara Palestina dan Israel.
Israel menduduki tanah yang telah menjadi bagian Palestina, termasuk bagian barat Yerusalem.
Israel juga mencabut akar dan mengusir seluruh bangsa Palestina.
• Baru Ditunjuk Februari 2020, Duta Besar China Untuk Israel Du Wei Ditemukan Meninggal di Apartemen
• Letjen (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin Penasihat Menhan Prabowo, Jenderal yang Pernah Todong PM Israel
• Intelijen Israel Bongkar Rahasia Cina Terkait Virus Corona, Singgung Masalah Senjata Biologi
Akibatnya sekitar 700.000 orang Palestina mengungsi.
Keturunannya sekarang mencapai 7 juta orang dan masih dianggap sebagai pengungsi.
Perang 1948 berakhir dengan Israel mengendalikan semua wilayah yang saat ini ditandai di peta sebagai Israel.
Kecuali Tepi Barat (West Bank) dan Gaza, yang menjadi tempat sebagian besar warga Palestina melarikan diri, dan sekarang dianggap sebagai wilayah Palestina.
Banyak juga orang Palestina yang berada di kamp-kamp pengungsi di negara-negara tetangga.
Hingga saat ini beberapa hal masih menjadi perdebatan dan perebutan.
Seperti perbatasan antara Palestina dan Israel, status para pengungsi Palestina dan status Yerusalem.
Dimensi utama konflik pertama Palestina dan Israel dimulai pada 1948.
Konflik kedua Palestina dan Israel dimulai pada 1967, ketika Israel menempatkan kedua wilayah Palestina di bawah pendudukan militer.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/bendera-israel-di-kota-yerusalem-israel.jpg)