Kamis, 30 April 2026

Suami Bejat Tergiur Gadis Muda, Perkosa Adik Ipar Kepergok Istri, Ancam Bunuh Korban jika Berteriak

Dalam melakukan aksinya RAP sempat mengancam akan membunuh korban yang masih berusia 15 tahun jika berteriak minta tolong.

Tayang:
Surya Malang
Ilustrasi pemerkosaan. Pelaku berinisial RAP mengancam akan membunuh korban yang masih berusia 15 tahun jika berteriak minta tolong saat dirudapaksa 

Editor: Azmi S

TRIBUNBATAM.id, OGAN ILIR - Pria berusia 22 tahun dan beristri nekat merudapaksa wanita berusia 15 tahun.

Parahnya tindakan pelaku dilakukan terhadap adik iparnya sendiri.

RAP (22) awalnya berpura-pura mengajak adik iparnya bermain kartu remi.

Saat kalah sang adik ipar dibawa ke kamarnya dan diperkosa.

Peristiwa tersebut terjadi Kecamatan Tanjung Raja Barat, Ogan Ilir, Sumatera Selatan.

Kapolres Kaur Janjikan Uang Rp10 Juta bagi yang Tunjukkan Persembunyian Tersangka Pemerkosaan

JADI Lokasi Percobaan Pemerkosaan, Begini Kondisi Ruang Olahraga SMAN 1 Batam, Lihat Foto-fotonya

Orangtua Sebut, HH Pelaku Percobaan Pemerkosaan di SMAN 1 Batam Alami Gangguan Psikologis

RAP  warga Indralaya Selatan, Ogan Ilir, Sumatera Selatan, akhirnya ditangkap aparat Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Ogan Ilir.

Dalam melakukan aksinya, RAP sempat mengancam akan membunuh korban yang masih berusia 15 tahun jika berteriak minta tolong.

Kasat Reskrim Polres Ogan Ilir AKP Robby Sugara dalam press release, Jumat (24/7/2020), mengatakan, RAP ditangkap berdasarkan laporan keluarga korban.

Ilustrasi pemerkosaan
Ilustrasi pemerkosaan (Tribun WOW)

Setelah melakukan penyidikan dan mendapat alat bukti yang cukup, polisi menangkap plaku RAP di Jalintim Simpang Muara Meranjat, Kecamatan Indralaya, Ogan Ilir, Selasa (21/7/2020) lalu pukul 12.15 WIB.

Lokasi keberadaan pelaku diketahui berdasarkan informasi masyarakat.

"Saat ditangkap pelaku tidak melakukan perlawanan dan pasrah kita giring ke Mapolres Ogan Ilir," terang Robby Sugara.

TAKUT Dibunuh, Begini Cara Korban Berhasil Lolos dari Percobaan Pemerkosaan di SMAN 1 Batam

Tak Tahan Melihat Rekan kerjanya Ganti Baju, Pria Ini Nekat Lakukan Pemerkosaan

Dugaan Pemerkosaan di Kapal, Seorang Kapten Ajak Gadis Belia Mabuk hingga Tak Sadarkan Diri

Robby menjelaskan, pencabulan berawal saat korban sedang menyapu di rumah pelaku.

Pelaku RAP lalu mengajak korban bermain kartu remi dengan hukuman dijentik telinganya kalau kalah.

Dalam permainan itu pelaku menang dan korban kalah sehingga harus dihukum jentik telinga.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved