Breaking News:

VIRUS CORONA

Bukan AS atau China, Rusia Temukan Vaksin Covid-19 Pertama Bernama Sputnik V

Bukan Amerika Serikat atau China, justru Rusia yang menciptakan vaksin Covid-19.

illustrator_scmp
ILUSTRASI - Vaksin Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) 

Pakar barat seperti AS dan Inggris, kaget dengan kecepatan proses pembuatan vaksin Rusia

Senin (10/8/2020), Bloomberg melaporkan bahwa Association of Clinical Trials Organizations (ACTO) telah menyurati Murashko yang memperingatkan keselamatan warga sipil bisa peserta uji klinis sebelum dipastikan vaksinnya benar-benar aman.

“Mengapa semua perusahaan mengikuti aturan, tetapi perusahaan Rusia tidak? Aturan untuk melakukan uji klinis tertulis dalam darah.

Aturan tidak bisa dilanggar, ” kata Direktur Eksekutif ACTO Svetlana Zavidova mengatakan kepada outlet berita Amerika.

''Ini adalah kotak pandora dan kami tidak tahu apa yang akan terjadi pada orang yang disuntik dengan vaksin yang belum terbukti. ”

Vadim Tarasov, seorang ilmuwan top di Universitas Sechenov Moskow, tempat uji coba berlangsung, mengatakan Rusia selangkah di depan dari negara soal pembuatan vaksin COVID-19, karena telah menghabiskan 20 tahun terakhir mengembangkan keahlian dan memahami bagaimana virus menular.

Teknologi di balik vaksin Rusia didasarkan pada adenovirus, flu biasa.

''Dibuat secara artifisial, protein vaksin mereplikasi protein COVID-19 dan memicu "respons kekebalan yang mirip dengan yang disebabkan oleh virus corona itu sendiri," ungkap Tarasov.

Senada Nikolay Briko, kepala ahli epidemiologi non-residen Kementerian Kesehatan Rusia mengatakan,"Vaksin ini tidak dikembangkan dari awal, pusat penelitian Gamelei memiliki basis penelitian yang serius dan signifikan pada vaksin."

“Teknologi pengembangan vaksin semacam itu sudah sempurna.

Jadi mungkin, prosesnya dipercepat karena vaksin itu tidak dibuat dari awal.

Penting agar semua tahapan (penelitian vaksin) diikuti dan persyaratan internasionalnya ditaati, "  katanya kepada kantor berita TASS.

Sebelumnya WHO mengatakan dari lebih 160 calon vaksin COVID-19, enam sedang melalui Fase III, menurut WHO.

Tiga dari calon vaksin COVID-19 berasal dari China.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved