Breaking News:

TERUNGKAP Penghasilan Per Hari Putra Siregar, Karyawan PS Store Jadi Saksi Kasus Handphone Ilegal

Sidang lanjutan pengusaha handphone Putra Siregar di Pengadilan Negeri Jakarta Timur menguak fakta baru dari bisnis bos PS Store tersebut

dok pribadi
Putra Siregar dan Raffi Ahmad dalam sebuah momen. Putra Siregar kini terjerat kasus handphone ilegal dan didakwa dengan pasal kepabeanan. 

"Setahu saya memang lebih murah kalau di toko kami. Tapi bedanya hanya Rp 50-100 ribu saja," katanya. 

Tiga karyawan Bersaksi

Sebanyak tiga orang saksi dihadirkan dalam sidang lanjutan kasus dugaan pelanggaran kepabeanan yang menjerat pengusaha toko handphone Putra Siregar di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Selasa (18/8/2020) sore.

Tiga saksi yang dihadirkan merupakan pegawai yang mengaku pernah bekerja sebagai customer service di cabang-cabang toko PS Store.

Mereka yakni Revina CS di PS Store Batam, Lahata dan Leris CS di PS Store Condet.

Terdakwa kasus dugaan pelanggaran kepabeanan, Putra Siregar saat menghadiri sidang perdana di PN Jakarta Timur, Senin (10/8/2020)
Terdakwa kasus dugaan pelanggaran kepabeanan, Putra Siregar saat menghadiri sidang perdana di PN Jakarta Timur, Senin (10/8/2020) (Warta Kota/Rangga Baskoro)

Sidang yang dihadiri oleh 3 majelis hakim diawali dengan melontarkan pertanyaan kepada mereka bertiga.

Saat ditanyai alasan yang membuat atasannya duduk di meja hijau, mereka serentak menjawab tak tahu.

"Enggak tahu yang mulia, yang saya tahu hanya masalah pabean, tapi pabean artinya apa, saya enggak tahu," ucap Lahata kepada majelis hakim.

Mereka yang bekerja sejak tahun 2018 tersebut juga tak mengetahui terkait proses pembelian barang yang diperjualbelikan di PS Store.

"Enggak tahu dulu barang belinya dari mana, yang saya tahu cuma dari Koko Jimmy.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved