VIRUS CORONA DI BATAM
Lima Pekerja di Kampung Bule Dibawa ke RSKI Covid-19 Galang, Reaktif Saat Rapid Test
Sebanyak 117 orang diketahui ikut dalam kegiatan yang bertujuan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di Kota Batam ini.
Saat ini, pembahasan Perkada yang mengatur kewajiban penerapan protokol kesehatan, sudah dalam tahap perancangan makro dengan poin-poin umum.
Meski belum sampai pada pembahasan detil, namun adanya peristiwa ini dapat mendorong disusunnya peraturan berbasis sanksi bagi para pelanggar protokol kesehatan, khususnya tindakan pengambilan paksa jenazah yang tidak sesuai dengan protokol kesehatan.
"Pembahasan Perkada baru poin-poin kunci, belum sampai ke detil, tapi ide ini bisa kita masukkan ke dalamnya. Kita bisa berikan sanksi tegas," ujar Amsakar.
Minta Proses Tes Swab Dipercepat
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi tak banyak berkomentar terkait upaya pengambilan paksa jenazah terkonfirmasi positif Covid-19 oleh keluarga dari RSBK Batam, pada Selasa (18/8/2020) lalu.
Rudi menilai, masih terdapat salah persepsi di tengah masyarakat, terkait penanganan dan pemulasaraan jenazah pasien Covid-19 saat ini. Apabila hasil swab belum keluar, namun yang bersangkutan telah meninggal dunia, maka masih digolongkan dalam daftar suspek.
"Tetapi memang agak sulit juga kita mau atur perihal itu," ujar Rudi, Kamis (20/8/2020).
Sebagai Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Rudi menekankan pentingnya agar hasil tes swab dapat keluar dengan cepat. Berbagai percepatan penanganan Covid-19, termasuk dari segi pemeriksaan swab, dapat mencegah hal yang tidak diinginkan terjadi, seperti peristiwa pengambilan paksa jenazah baru-baru ini.
"Intinya kita ingin agar swab cepat keluar saja. Kalau boleh dalam satu hari keluar, selesai itu," terang Rudi.
Hasil tes swab masih membutuhkan waktu lama untuk dapat diketahui, menurutnya, disebabkan karena banyaknya sampel yang hendak diperiksa.
Sementara itu, kondisi kesehatan beberapa pasien terbilang sulit untuk diprediksi.
"Karena yang diswab terlalu banyak hari ini. Kita kan tidak bisa memprediksi," tambah Rudi.(TribunBatam.id/Ichwannurfadillah/Hening Sekar Utami)