Breaking News:

Ledakan Dahsyat Lebanon Bisa Terjadi di KEPRI, Ratusan Ton Amonium Nitrat Tenggelamkan KARIMUN BESAR

Ledakan dahsyat yang meluluhlantakkan area pelabuhan di ibu kota Lebanon berpotensi terjadi di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri)

Editor: Irfan Azmi Silalahi
AFP/Anwar Amro
Ilustrasi. Pemandangan di lokasi sehari setelah terjadi ledakan dahsyat di kawasan pelabuhan Kota Beirut, Lebanon, Rabu (5/8/2020). Ledakan dipicu percikan api yang membakar 2.750 ton amonium nitrat. 

Hal ini merujuk kepada peristiwa ledakan di Kota Beirut, Lebanon beberapa waktu lalu yang kabarnya disebabkan oleh amonium nitrat.

Bahkan Agus menyampaikan, apabila peristiwa buruk terjadi akibat amonium nitrat, maka Pulau Karimun Besar bisa tenggelam.

Tersangka Narkoba dan Penganiayaan Main TikTok Dalam Penjara, Videonya Viral Diduga di Sel Polres

"Kalau aktif bisa menenggelamkan Karimun.

Yang ada sama kita ini seperlima atau seperempat dari yang ada di Lebanon," kata Agus, usai ekspose penindakan penangkapan ribuan tekstil ilegal, Rabu pekan lalu.

Amonium nitrat yang berada di Karimun merupakan hasil penindakan Bea dan Cukai sejak tahun 2010 silam.

Amonium nitrat di gudang barang bukti DJBC Khusus Kepri. Pemusnahannya belum bisa dilaksanakan saat ini, Kejari Karimun masih menunggu surat pengalihan status dari Kejagung
Amonium nitrat di gudang barang bukti DJBC Khusus Kepri. Pemusnahannya belum bisa dilaksanakan saat ini, Kejari Karimun masih menunggu surat pengalihan status dari Kejagung (TRIBUNBATAM.ID)

Bahkan perkaranya juga sudah memiliki kekuatan hukum tetap atau inkrah.

Hasil keputusan hukum, barang bukti dirampas untuk negara.

Namun karena Kejaksaan Negeri Karimun tidak memiliki gudang yang mumpuni, ratusan ton amonium nitrat itu dititipkan ke Kanwil DJBC Khusus Kepri.

"Seharusnya dieksekusi.

Tapi karena jaksa tidak punya gudang dan sebagainya, jadi dititipkan ke kami," jelas Agus.

KELAINAN JIWA, Mahasiswa Koleksi Foto dan Video Bugil 14 Siswi SMP, Berfantasi Saat Masturbasi

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved