Breaking News:

NEWS VIDEO

VIDEO Pemusnahan 532,9 Ton Amonium Nitrat Titipan Kejari Karimun di Kanwil DJBC Khusus Kepri

Keberadaan amonium nitrat di Kabupaten Karimun itu menjadi pembahasan di Kantor Sekretariat Presiden Republik Indonesia.

Editor: Septyan Mulia Rohman

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Sebanyak 532, 9 ton amonium nitrat titipan Kejaksaan Negeri ( Kejari ) Karimun di Kanwil DJBC Khusus Kepri akhirnya dimusnahkan.

Amonium nitrat itu sebelumnya tersimpan di area Kanwil DJBC Khusus Kepri sekitar 8 tahun lamanya.

Keberadaan amonium nitrat dengan jumlah banyak itu, sempat membuat khawatir, setidaknya Kakanwil DJBC Khusus Kepri, Agus Yulianto.

Apalagi setelah insiden ledakan di Beirut beberapa waktu lalu.

Pemusnahan amonium nitrat dilakukan dengan cara direndam dan ditimbun ke dalam tanah.

Tata cara pemusnahan tersebut telah sesuai dengan arahan Kasubdit 2 Keamanan Negara Intelkam Mabes Polri.

Kepala Kejaksaan Tinggi ( Kajati ) Kepri, Sudarwidadi mengungkap kendala terkait keberadaan 532,9 ton amonium nitrat di Kanwil DJBC Khusus Kepri, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri.

Dalam pemusnahan, ia mengungkap jika keberadaan amonium nitrat di Kabupaten Karimun itu menjadi pembahasan di Kantor Sekretariat Presiden Republik Indonesia.

Kesimpulan awal pada rapat di Jakarta tersebut, amonium nitrat akan tetap dimanfaatkan untuk pembuatan pupuk karena pertimbangan ekonomisnya.

Halaman
1234
Editor: Septyan Mulia Rohman
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved