Breaking News:

Semua Undangan Wajib Bawa Bukti Rapid Test, Pelaksanaan MTQ Tingkat Provinsi di Tanjungpinang

Di dalam area MTQ, semua undangan, dewan hakim, peserta, dan petugas-petugas lainnya harus membawa kartu bukti rapid test

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Dewi Haryati
TRIBUNBATAM.ID/ISTIMEWA
APEL-Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Kepri, TS Arif Fadillah memimpin apel gelar pasukan pengamanan pelaksanaan MTQ bertempat di Dataran Gurindam XII Kepulauan Riau, di Tanjungpinang, Jumat (18/9/2020). 

Editor: Dewi Haryati

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Jelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke VIII tingkat Provinsi Kepri, Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Kepri, TS Arif Fadillah memimpin apel gelar pasukan pengamanan pelaksanaan MTQ bertempat di Dataran Gurindam XII Kepulauan Riau, di Tanjungpinang, Jumat (18/9/2020).

Pengamanan ini bertujuan untuk membiasakan masyarakat mematuhi semua protokol kesehatan guna mensukseskan acara dan mengantisipasi penyebaran Covid-19.

"Pengamanan berlangsung dari mulai malam ta’aruf sampai penutupan nanti. Mulai tanggal 19 September sampai dengan 23 September tahun 2020," kata Arif.

Adapun total petugas gabungan yang terlibat sebanyak 200 orang lebih dan akan ditempatkan di pos-pos yang sudah disediakan, baik di dalam area maupun di luar area MTQ.

Khusus di dalam area MTQ, semua undangan, dewan hakim, peserta, dan petugas-petugas lainnya harus membawa kartu bukti rapid test dan dilarang berkerumun dan bersalaman maupun berpelukan.

Lepas Kontingen MTQ Batam, Wali Kota Batam Ingatkan Selalu Pakai Masker dan Jaga Jarak

Dilepas Apri Sujadi dan Dalmasri Syam, Pemkab Bintan Kirim 46 Kafilah Ikut MTQ Kepri 2020

“Untuk keamanan nanti dibuat blokade dan penjagaan satpol. Dengan penerapan protokol kesehatan ketat ini, diharapkan masyarakat dapat memahami situasi yang sedang terjadi sekarang dan lebih mengerti pentingnya menjaga kesehatan diri," tambahnya.

Arif juga menekankan kepada petugas yang melakukan pengamanan selama pelaksanaan MTQ, agar selalu tetap tegas kepada masyarakat, namun humanis, agar masyarakat dapat menerimanya dan tidak terjadi kepanikan.

(*/Tribunbatam.id/endrakaputra)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved