Breaking News:

NEWS VIDEO

VIDEO 2 Perusahaan di Mukakuning Terancam Lockdown, Catat 130 Kasus Virus Corona

PT Infenion Technologies Batam ada 63 pekerja yang terkonfirmasi positif Covid-19. Sedangkan di PT Philips Industries, ada 67 kasus positif.

Editor: Septyan Mulia Rohman

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Dua perusahaan di Mukakuning, PT Infenion Technologies Batam dan PT Phillips Industries jadi sorotan.

Itu setelah 130 pekerja pada dua perusahaan itu terkonfirmasi Covid-19.

Rinciannya, di PT Infenion Technologies Batam ada 63 pekerjanya yang terkonfirmasi positif, sedangkan di PT Philips Industries, ada 67 kasus positif.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusumarjadi sebelumnya sudah merekomendasikan agar ke dua perusahaan itu di-lockdown selama 14 hari agar kasus tidak semakin meluas.

Sebab, di kawasan industri tersebut ada puluhan perusahan dengan jumlah puluhan ribu tenaga kerja.

Menurut Didi, lockdown sementara ini harus dilakukan Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Batam untuk memutus penyebaran virus di kawasan industri tersebut.

"Saya sudah kirim surat rekomendasi (kepada Gugus Tugas) agar kedua perusahaan itu di-lockdown sementara," kata Didi kepada TribunBatam.id, Selasa (22/8).

Dia mengatakan, rapid test massal tersebut wewenang penuh internal perusahaan.

Klaster corona di Dormitori Mukakuning, Kota Batam meledak dalam 24 jam terakhir sehingga kasus Covid-19 Kota Batam mencetak rekor baru 199 kasus dalam sehari.

Halaman
1234
Editor: Septyan Mulia Rohman
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved