Breaking News:

ANAMBAS TERKINI

Peminat BLT UMKM Meningkat, DKUMPP Anambas Belum Buka Pendaftaran Baru

Kepala DKUMPP Anambas, Usman mengatakan, untuk saat ini pembukaan pendaftaran bagi pelaku UMKM belum ada.

Penulis: Rahma Tika | Editor: Dewi Haryati
Tribunbatam.id/Rahma Tika
ANTAR BERKAS - Pelaku usaha mikro sedang mengantar berkas ke Disperindagkop dan UKM Kepulauan Anambas untuk mendapatkan BLT dari pemerintah, beberapa waktu lalu 

Dinas Koperasi Perdagangan dan UKM dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Kepulauan Anambas kini sedang melakukan sinkronisasi data calon penerima bantuan sosial bagi usaha mikro yang terdampak Covid-19.

"Sudah dua minggu terakhir ini banyak data calon penerima yang antar berkas ke kita, data ini bukan sekadar pelaku usaha saja, jadi diminta nama, NIK, nomor KK, jenis usahanya apa, NIB dan mereka yang mengusulkan ini harus punya nomor rekening," ujar Kepala Disperindagkop dan UKM, Usman kepada TRIBUNBATAM.id, Kamis (27/8/2020).

Gunanya nomor rekening ini, dikatakan Usman saat di-verifikasi oleh Kementerian Koperasi UMKM pusat dan data tersebut sudah lengkap, maka dari pusat langsung yang akan menyalurkan dana tersebut ke pelaku usaha mikro.

"Kami di sini hanya menerima berkas yang diminta oleh pusat dan kalau ada data yang kurang kami minta lagi ke pelaku usaha, selanjutnya nanti untuk verifikasinya akan dilakukan pusat," sebutnya.

Usman juga menyebutkan, bahwa ada 2.000 lebih pelaku usaha mikro yang sudah mengantar berkas ke Disperindagkop dan UKM.

Lanjutnya, usaha mikro itu pelaku usaha termasuk yang berjualan gorengan, jajanan di pinggir jalan, dan usaha di rumah.

"Kalau usaha mikro itu begini, jadi ada lagi pemasuk ke kita diminta lagi oleh pusat yaitu form surat pernyataan pertanggungjawaban mutlak. Surat ini nanti pelaku usaha harus mengisi kemudian tanda tangan menyatakan, dia betul usaha mikro dan uang yang digunakan itu benar-benar untuk usahanya," jelasnya.

Dalam program pemulihan ekonomi nasional (PEN) yang diperuntukkan oleh pelaku usaha mikro ini Pemerintah Pusat akan menyalurkan dana Rp 600 ribu selama empat bulan.

Akan diberikan sekaligus dengan total Rp 2,4 juta.

(Tribunbatam.id/Rahma Tika)

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved