Jokowi Semprot Semua Menteri, Komunikasi Soal UU Cipta Kerja Sangat Jelek, Moeldoko: Kami Ditegur
Mantan Panglima TNI Moeldoko menyampaikan, teguran itu disampaikan Presiden terutama sat para menteri menjelaskan Omnibus Law ke publik
TRIBUNBATAM.ID - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegur seluruh menterinya.
Teguran diberikan lantaran gaya komunikasi para menteri dianggap sangat jelek ke publik.
Baca juga: TERUNGKAP, Ternyata Luhut Binsar dan 4 Tokoh ini Inisiator Omnibus Law di Indonesia
Baca juga: KRONOLOGI Nenek Roslina Sergah Polisi Saat Demo Tolak Omnibus Law, Ayah Saya Juga ABRI
Baca juga: TOPIK ILC HARI INI: 1 Tahun Pemerintahan Jokowi, Netizen Tanya Omnibus Law Tak Jadi Tema ILC TV One
Mantan Panglima TNI Moeldoko menyampaikan, teguran itu disampaikan Presiden terutama sat para menteri menjelaskan Omnibus Law ke publik.

Menurut Kepala Staf Presiden tersebut akibat gaya komunikasi buruk akhirnya Omnibus Law mendapat penolakan dari publik.
Baca juga: Tolak Omnibus Law, Ribuan Buruh Akan Kembali Turun ke Jalan, Jumat 16 Oktober 2020
Baca juga: Tak Digubris Pemerintah! 6.000 Massa BEM Seluruh Indonesia Hari Ini Demo Tolak Omnibus Law di Istana
Baca juga: Demo Berjilid Tolak Omnibus Law, Hari Ini 6.000 Mahasiswa Menuju Istana, 20.000 Buruh Turun ke Jalan
"Khusus Omnibus Cipta Kerja, memang ada masukan dari banyak pihak.
Kami semua ditegur Presiden, komunikasi publik kami sungguh sangat jelek," ujar Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (21/10/2020).

Bahkan, aksi unjuk rasa dari kelompok buruh dan mahasiswa masih terus digelar hingga saat ini.
Menurut Moeldoko, para menteri kini mulai memperbaiki gaya komunikasinya di hadapan publik, khususnya saat berbicara soal UU Cipta Kerja.
Baca juga: Pidato Elite Negara Tak Redam Demo Tolak Omnibus Law! Massa Bertahan di Alun-alun Purwokerto
Baca juga: Polisi Hentikan Truk, Begitu Dibuka Ternyata Sekelompok Pelajar, Diduga Hendak Demo Omnibus Law
Dengan begitu, diharapkan tidak ada lagi kesalahpahaman antara pemerintah dengan masyarakat.
"Untuk itu, ini sebuah masukan dari luar maupun teguran dari Presiden, kita segera berbenah diri untuk perbaikan ke depan dengan baik," katanya.
Baca juga: Menguak Keberadaan Presiden Jokowi saat Demo Tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja Rusuh Lagi
Moeldoko mengakui di era dimana teknologi informasi berkembang pesat, pemerintah terkadang kewalahan menghadapi disinformasi dan hoaks di media sosial.
Tetapi, ia menegaskan, hal itu bukan sebuah alasan bagi untuk tidak berkomunikasi dengan baik.

"Kami selalu membenahi diri, kita selalu ingin memperbaiki diri," ucap Moeldoko.
Sebelumnya, Presiden Jokowi menyebut aksi unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja disebabkan oleh disinformasi dan hoaks di media sosial.
Baca juga: VIDEO - Gelar Demo Tolak Omnibus Law, Pendemo Ajak Aparat Main Catur
Baca juga: Menimbang Sikap Demokrat Tolak Omnibus Law, Efektif di Pilkada Kepri?
Namun sampai hari ini, naskah final UU yang disahkan pada 5 Oktober lalu itu belum bisa diakses publik di saluran resmi pemerintah maupun DPR.
.
.
.
(*)
Jokowi Semprot Semua Menteri, Komunikasi Soal UU Cipta Kerja Sangat Jelek, Moeldoko: Kami Ditegur
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Moeldoko: Semua Ditegur Presiden, Komunikasi terkait UU Cipta Kerja Sangat Jelek