TRIBUN WIKI
Terbesar di Bintan, Begini Sejarah dan Keunikan Arsitektur Masjid Raya Baitul Makmur
Masjid Raya Baitul Makmur merupakan masjid terbesar di Kabupaten Bintan. Masjid ini tampil dengan nuansa penuh warna yang menjadi daya tariknya.
Tak hanya pada bangunannya, nuansa penuh warna juga ditemukan pada halaman depan masjid.
Paving block yang ada di halaman masjid ini dicat dengan aneka warna yang menyegarkan mata.
Masjid dua lantai ini mengadopsi gaya arsitektur kontemporer yang dipadukan dengan nuansa tradisional.
Bangunannya tampak kokoh dengan bentuk utama bangunan yang berupa persegi.
Bagian eksterior masjid ini didominasi oleh paduan warna hijau dan oranye.
Warna oranye membalut dinding bangunan, sedang warna hijau tampak pada bagian kubah masjid.
Masjid ini memiliki 5 kubah yang menggambarkan rukun Islam.
Terapat sebuah kubah besar di bagian sentral atap dengan diameter mencapai 9 meter.
Adapun 4 kubah lainnya berupa kubah kecil yang dipasang mengelilingi kubah utama.
Kubah yang terbuat dari baja ringan anti karat ini didesain dengan ornamen khas Timur Tengah.
Menurut beberapa sumber, pembuatan kubah ini menelan biaya hingga Rp 600 juta.
Baca juga: Keunikan Masjid Raya Sultan Riau di Pulau Penyengat, Gunakan Putih Telur Untuk Bahan Bangunan
Interior
Bagian dalam masjid sangat kental dengan nuansa Islami.
Ruangannya dibuat tanpa sekat dengan beberapa tiang kokoh sebagai penyangga.
Terdapat mihrab setinggi 2 meter yang berhiaskan kaligrafi dan beberapa ornamen berupa ukiran kayu jati.
Ornamen dan hiasan kaligrafi tersebut juga tampak pada beberapa sudut dinding masjid.