TRIBUN WIKI
Terbesar di Bintan, Begini Sejarah dan Keunikan Arsitektur Masjid Raya Baitul Makmur
Masjid Raya Baitul Makmur merupakan masjid terbesar di Kabupaten Bintan. Masjid ini tampil dengan nuansa penuh warna yang menjadi daya tariknya.
Masjid Raya Baitul Makmur mampu menampung hingga 3000 jamaah.
Namun, secara keseluruhan, kapasitas tampungnya mencapai 6000 jamaah bila memanfaatkan serambi dan halaman masjid.
Sejarah
Masjid Raya Baitul Makmur mulai dibangun pada tahun 2008.
Pembangunan masjid ini dilakukan di atas tanah sleuas 1,6 hektare yang merupakan wakaf dari almarhum Raja Daud.
Melansir situs Kemdikbud, masjid ini mulai digunakan sebagai tempat ibadah pada tahun 2012.
Saat itu, masjid ini belum selesai dibangun.
Masjid ini pertama kali digunakan untuk salat tepat pada hari Jumat di bulan Ramadan.
Dalam kutbahnya, khatib mengajak masyarakat untuk memakmurkan masjid.
Baru pada 31 Mei 2015, Masjid Raya Baitul Makmur diresmikan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla.
Hingga kini, masjid ini tetap kokoh berdiri dan menjadi kebanggan masyarakat Bintan Utara, khususnya Tanjung Uban.
Baca juga: Berdiri Sejak 1925, Begini Keunikan Berwisata Religi di Masjid Jami Baiturrahim Anambas
Lokasi dan akses
Masjid ini terletak di Jl. H. Raja Daud, No. 1,, Tj. Uban Sel., Bintan Utara, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau.
Jaraknya sekitar 80 kilometer dari Kota Tanjungpinang dan bisa ditempuh dalam waktu 2 jam dengan kendaraan bermotor.
Bila berangkat dari Batam, pengunjung harus menaiki transportasi laut berupa feri atau speed boat dari Pelabuhan Telaga Punggur.
Perjalanan laut ini memakan waktu kurang lebih 30 menit untuk sampai di Pelabuhan Tanjung Uban.
Masjid ini hanya berjarak sekitar 2 kilometer dari Pelabuhan Tanjung Uban.
(TRIBUNBATAM.id/Widi Wahyuning Tyas)