BATAM TERKINI

ATB Serahkan Aset ke BP Batam, Moya Mulai Kelola Air Bersih di Batam

PT ATB telah memberikan seluruh fasilitas dan aset terkait pengelolaan SPAM kepada BP Batam. Sementara PT Moya Indonesia resmi beroperasi.

ISTIMEWA
Penandatanganan berita acara pengakhiran konsesi, oleh Plh Kepala BP Batam, Purwiyanto, dan Presiden Direktur PT ATB, Benny Andrianto Antonius, Jumat (13/11/2020). 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - PT ATB telah memberikan seluruh fasilitas dan aset terkait pengelolaan SPAM kepada BP Batam.

Menurut Head of Corporate Secretary, Maria Jacobus, total nilai aset tersebut mencapai lebih dari Rp 1 triliun.

"Nilainya Rp 1 triliun lebih ya. Bahkan hampir Rp 2 triliun, kalau saya tidak salah," ujar Maria, diwawancarai pada Jumat (13/11/2020).

Adapun aset-aset yang diserahkan oleh PT ATB, adalah seluruh aset yang berkaitan dengan proses pengelolaan SPAM.

Kendati demikian, Maria mengakui, ada beberapa hal yang perlu disepakati antara kedua belah pihak.

"Apabila ada hak-hak yang sudah dipenuhi, ada hal-hal yang disepakati, maka kita tetap kooperatif dalam pengakhiran konsesi," tegas Maria.

Ketetapan PT ATB terkait aset masih sama seperti sebelumnya, yakni fasilitas yang termasuk sebagai aset intangible tidak akan diserahkan kepada BP Batam.

Aset intangible merupakan aset yang tidak berwujud, dalam hal ini, salah satunya adalah sistem SCADA.

Namun, PT ATB menjamin, fasilitas lainnya yang diserahkan masih dalam kondisi baik dan berfungsi. Penyerahan aset tersebut tunduk pada kesepakatan di dalam berita acara yang telah disepakati bersama.

Baca juga: Sah Geser ATB Kelola Air Bersih, Janji PT Moya Indonesia untuk Warga Batam, Dirut Jamin Hal Ini

"Hari ini serah terima aset kita setujui untuk diberikan, namun itu akan diperhitungkan kemudian sesuai dengan kesepakatan yang ada," tambah Maria, Jumat.

PT Moya Indonesia Mulai Beroperasi

Pasca berakhirnya konsesi PT ATB dengan BP Batam, pengelolaan SPAM di Batam akan dioperasikan oleh PT Moya Indonesia, tepat pada pergantian hari di tanggal 15 November 2020.

Direktur Utama PT Moya SPAM Batam, Sutedi Raharjo, mengatakan persiapan-persiapan menuju ambil alih pengelolaan SPAM telah dilakukan sejak Oktober 2020 lalu. Pihaknya telah melakukan tandem operasi bersama PT ATB.

"Mulai Oktober 2020 kemarin kita sudah tandem operasi, baik di distribusi, produksi, hingga customer service," ujar Tedi, Jumat (13/11/2020).

Selain itu, di samping proses lelang dan kontrak masa transisi yang cukup singkat, PT Moya SPAM Batam telah berkomitmen menjalankan tugas-tugas yang sama sebagaimana telah dikerjakan oleh PT ATB sebelumnya.

Tedi menjelaskan, kegiatan operasional akan tetap dijalankan sebagaimana adanya, serta kantor-kantor pelayanan akan didirikan sesuai dengan titik-titik kantor pelayanan milik PT ATB di wilayah Kota Batam.

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved