Breaking News:

Kapolda Dicopot Tak Berdaya Bubarkan Kerumunan Simpatisan FPI, IPW: Polri Mendua Tegakkan Protokol

IPW mengatakan dalam kegiatan yang dilakukan sejumlah tokoh atau dihadiri sejumlah tokoh berpengaruh polisi tidak berani membubarkannya

Editor: Irfan Azmi Silalahi
istimewa
Kapolda Dicopot Tak Berdaya Bubarkan Kerumunan Simpatisan FPI, IPW: Polri Mendua Tegakkan Protokol. Ribuan massa berdatangan ke Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, jelang kedatangan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab, Selasa (10/11/2020) 

Tak Berdaya Bubarkan Kerumunan Simpatisan FPI & Kapolda Dicopot, IPW: Polri Mendua Tegakkan Protokol

TRIBUNBATAM.ID - Dua jenderal bintang dua lengser dari jabatan Kepala Kepolisian Daerah atau Kapolda.

Keduanya adalah Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana dan Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudy Sufahradi Novianto.

Keduanya lengser dari kursi tertinggi kepolisian daerah, diduga karena tak mampu menegakkan protokol kesehatan keramaian dari penyambutan dan acara simpatisan Habib Rizieq Shihab.

Ketua Presidium Indonesia Police Watch ( IPW ) Neta S Pane mengatakan, khusus pencopotan Kapolda Metro Jaya pihaknya menyorotinya dalam dua hal.

Pertama, sebagai akibat kecerobohan membiarkan kerumunan massa dalam kasus Habib Rizieq.

Kolase foto Irjen Pol Nana Sudjana (kiri) dan Irjen Pol Rudy Sufahriadi (kanan)
Kolase foto Irjen Pol Nana Sudjana (kiri) dan Irjen Pol Rudy Sufahriadi (kanan) (Tribunnews.com)

"Kedua, pencopotan Kapolda bagian dari manuver persaingan dalam bursa calon Kapolri, di mana Kapolda Metro sebagai salah satu calon kuat dari Geng Solo.

Sehingga kecerobohan itu dimanfaatkan sebagai manuver dalam persaingan bursa calon Kapolri," kata Neta kepada Tribunnews.com, Senin (16/11/2020).

Sementara, lanjut Neta, dalam kasus pencopotan Kapolda Jabar, yang bersangkutan "diikutsertakan" karena dianggap membiarkan kerumunan massa dalam acara Habib Rizieq di Jawa barat.

"Memang sejak berkembangnya pandemi Covid-19, Polri sudah bersikap mendua dalam menjaga protokol kesehatan," katanya.

Baca juga: Fakta Mengejutkan Pencopotan Kapolda Metro, IPW Singgung Geng Solo Cium Dugaan Bursa Kapolri

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved