BATAM TERKINI

DPRD Batam Pangggil PT Moya Indonesia, Bahas Keluhan Tagihan Air Naik Hingga Viral

Wakil Ketua II DPRD Batam meradang dengan tagihan air naik yang dikeluhkan warga. Dalam waktu dekat, ia akan memanggil PT Moya Indonesia untuk hearing

TRIBUNBATAM.ID/LEO HALAWA
DPRD Batam Bakal Pangggil PT Moya Indonesia, Bahas Keluhan Warga Tagihan Air Naik Hingga Viral. Foto Wakil Ketua II DPRD Batam Ruslan Ali Wasyim. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Keluhan Warga Batam akan tagihan air naik akhirnya direspon DPRD Batam

Wakil Ketua II DPRD Batam, Ruslan Ali Wasyim meradang dengan kenaikan yang menurutnya tidak masuk akal tersebut. 

Dalam waktu dekat, pihaknya akan memanggil PT Moya Indonesia untuk meminta klarifikasi.

Diketahui, pengelolaan air bersih di Batam kini dipegang oleh perusahaan ini selama 6 bulan sampai 14 Mei 2021.

PT Moya Indonesia menggantikan PT Adhya Tirta Batam yang masa konsesinya selama 25 tahun mengelola air bersih di Batam telah berakhir.

"Kalau hanya satu warga saja yang mengadu, kami wajar saja. Bisa jadi kesalahan teknis. Ini banyak yang mengeluh," tegas Ruslan kepada TribunBatam.id, Rabu (6/1/2021).

Ruslan mengungkapkan, di tengah situasi sulit saat ini, banyak warga terkena imbas dari lesunya perekonomian akibat pandemi Covid-19.

Hal ini menurutnya tidak bisa ditolerir. Apalagi dari awal sebelum konsesi berakhir pihaknya meminta agar jangan ada beban baya ke masyarakat.

Bahkan, menurut dia, dari beberapa aduan warga kepadanya, ada indikasi jika petugas meteran air tidak menjalankan tugasnya secara maksimal.

Oleh karenanya, dia pun sangat menyayangkan jika alasan naiknya tagihan air hanya berdasarkan asumsi besarnya tagihan pada bulan-bulan sebelumnya.

Mengenai carut-marut naiknya tagihan air ini pula, Ruslan mengatakan, seharusnya polemik ini menjadi catatan tersendiri untuk Badan Pengusahaan (BP) Batam sebagai regulator.

Mengingat, pengelola saat ini masih beroperasi hingga masa transisi usai.

"Ini kan masih dalam masa transisi. Masa sudah ada polemik di masyarakat.

Baca juga: Komisi III DPRD Batam Sidak Titik Banjir Disejumlah Perumahan Pakai Sepeda Motor

Baca juga: Berita Populer, Warga Batam Keluhkan Tagihan Air Bengkak Hingga Vaksin Covid-19 Masuk Kepri

Gubernur Kepri, Isdianto di sela-sela meninjau Waduk Sungai Pulai, Tanjungpinang. Isdianto meminta kepada PDAM Tirta Kepri dan ATB untuk menggratiskan pembayaran air untuk panti asuhan dan rumah ibadah selama pandemi Covid-19. Foto diambil beberapa waktu lalu.
Gubernur Kepri, Isdianto di sela-sela meninjau Waduk Sungai Pulai, Tanjungpinang. Isdianto meminta kepada PDAM Tirta Kepri dan ATB untuk menggratiskan pembayaran air untuk panti asuhan dan rumah ibadah selama pandemi Covid-19. Foto diambil beberapa waktu lalu. (TribunBatam.id/Istimewa)

Ke depan, untuk pengelola selanjutnya, hal ini bisa menjadi bahan peninjauan kembali agar tak kembali terjadi," sebutnya.

Warga Batuaji Bingung, Tagihan Air Naik 4 Kali Lipat

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved