Sabtu, 18 April 2026

Kabid di DLH Batam Bentak Juru Pungut Retribusi Sampah, 'Biasa, Tak Ada Ribut'

Kabid Persampahan DLH Batam Faisal menyebut tidak ada ribut antara ia dengan juru pungut retribusi sampah, Rabu (6/1). Hanya selisih paham?

TRIBUN BATAM/ALFANDI SIMAMORA
Kabid di DLH Batam Bentak Juru Pungut Retribusi Sampah, "Biasa, Tak Ada Ribut'. Foto bagian dalam kantor Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam. Foto diambil beberapa waktu lalu. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kantor Dinas Lingkungan Hidup atau DLH Kota Batam di Sekupang jadi sorotan.

Itu setelah Kepala bidang atau Kabid Persampahan yang membentak seorang juru pungut retribusi sampah bernama Robin di kantor itu, Rabu (6/1).

Peristiwa itu terjadi saat Robin mendatangi kantor itu untuk meminta penjelasan nasib 15 sopir truk pengangkut sampah yang menurut mereka dipecat secara tak wajar.

Kabid Persampahan DLH Batam bernama Faisal pun, diakui Robin langsung membentaknya setelah ia mengakhiri teleponnya.

Faisal yang dikonfirmasi TribunBatam.id mengaku jika persoalan itu hanya selisih paham antara atasan dan bawahan.

Ia menegaskan tidak ada keributan di kantor OPD Pemko Batam itu.

Keributan terjadi di kantor DLH Batam setelah petugas pemungut retribusi mengaku dibentak Kabid persampahan saat akan menanyakan pemecatan 15 sopir truk sampah.
Keributan terjadi di kantor DLH Batam setelah petugas pemungut retribusi mengaku dibentak Kabid persampahan saat akan menanyakan pemecatan 15 sopir truk sampah. (TRIBUNBATAM.id/BERES LUMBANTOBING)

"Biasalah itu, tidak adalah ribut-ribut. Dia kan bawahan saya juga," ucapnya kepada TribunBatam.id.

Ia juga membantah tudingan dirinya telah memecat 15 petugas kebersihan.

Faizal menjelaskan, jika mereka berhenti karena masa kontrak kerja yang berakhir sejak 31 Desember.

Ia tidak mengelak, ada beberapa petugas yang tidak diperpanjang kontraknya karena dinilai tak bekerja sesuai standar DLH Batam.

"Masa ada petugas seharusnya kerja 5 hari, tapi cuma masuk 1 hari.

Kita sistemnya kontrak per tahun. Memang kita tidak memperpanjang kontrak beberapa petugas karena ada alasan dan penilaian kinerja dari kami.

Nggak ada masalah. Memang tadi dia (Robin) datang dan ribut di sini makanya saya minta keluar," lanjutnya.

Baca juga: DLH Batam Terjunkan 30 Personel Bersihkan Sampah Plastik dalam Gorong-gorong di Jodoh

Baca juga: Pengutip Retribusi Sampah Tambah 20 Orang, DLH Batam Bakal Angkut Sampah hingga Jembatan 6 

Juru Kutip Retribusi Sampah Dibentak Kabid DLH Batam. Foto juru pungut retribusi sampah, Robin (kanan) di kantin dekat kantor Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam di Sekupang, Rabu (6/1/2021).
Juru Kutip Retribusi Sampah Dibentak Kabid DLH Batam. Foto juru pungut retribusi sampah, Robin (kanan) di kantin dekat kantor Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam di Sekupang, Rabu (6/1/2021). (TribunBatam.id/Bereslumbantobing)

Ia juga mempertanyakan tujuan Robin datang ke DLH.

Apalagi mempertanyakan tidak diperpanjangnya kontrak bukan menyangkut dirinya.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved