KISAH Nyata Istri Tersakiti Batam, Suami Pukul Istri Siksa Balita Sampai Tulang Badan Berpatahan

Kisah nyata istri yang tersakiti benar-benar terjadi di Batam, Kepulauan Riau (Kepri) yang mendapat penganiayaan hebat dari suaminya

TribunBatam.id/Eko Setiawan
KISAH Nyata Istri Tersakiti Batam, Suami Pukul Istri Siksa Balita Sampai Tulang Badan Berpatahan 

TRIBUNBATAM.id - Kisah Nyata Istri Tersakiti Batam, Suami Pukul Istri Siksa Balita Sampai Tulang Badan Berpatahan.

Kisah nyata istri yang tersakiti benar-benar terjadi di Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

Diam suami kerap main tangan, ibu satu anak akhirnya tak tahan dan mempolisikan ulah suaminya.

Wanita 19 tahun itu habis kesabaran tatkala sang anak yang masih balita ikut menjadi korban kekerasan suami.

Parahnya, anak yang tak berdosa itu sampai mengalami memar dan patah tulang akibat penganiayaan ayah.

Baca juga: Istri Pelaku Penganiayaan Prajurit TNI di Bukittinggi Akhirnya Bicara: Tolong, Jangan Bawa Keluarga

Baca juga: Kasus Penganiayaan Panswacam Batam di Pilkada Kepri Kota Jadi Atensi Bawaslu dan DPR RI

R, bayi yang berusia 1 tahun 7 bulan hanya bisa terbaring lemas pascajadi korban penganiayaan ayah kandungnya sendiri Dwiki Alfandi (20).

Usianya yang sedang lucu-lucunya dan harusnya menjadi kesayangan di lingkungan keluarga batal diraih.

Balita 1,7 tahun berinisial R mengalami patah tulang setelah mendapat kekerasan dari ayah kandung
Balita 1,7 tahun berinisial R mengalami patah tulang setelah mendapat kekerasan dari ayah kandung (TribunBatam.id/Eko Setiawan)

R sejauh ini hanya bisa tidur dan menangis menahan sakit bekas siksaan dari sang ayah.

Kondisinya seperti itu setelah dirinya ditendang ayah kandungnya sendiri.

Saat itu, ayah dan ibu R sedang cekcok dan ia menjadi pelampiasan kemarahan.

Kakinya ditendang hingga patah, bahunya digigit hingga seluruh badannya lebam.

Baca juga: JAWABAN Tim Divisi Hukum Soerya Respationo dan Iman Sutiawan Soal Penganiayaan Ketua Panwascam

Baca juga: Pelaku Penganiayaan Tewas Setelah Dilumpuhkan Polisi, Sempat Bacok Mertua dan Istrinya

Untuk menekukkan kepalnya, balita ini masih belum mampu.

Sebab lehernya belum punya tenaga untuk menopang berat kepalanya.

Pantauan TRIBUNBATAM.id di ruang penyidik Polresta Barelang, Selasa (12/1/2021), dia terus digendong neneknya.

Ia juga hadir di ruangan pemeriksaan mendampingi kedua orangtuanya diperiksa.

Pria yang menganiaya bayinya saat beraa di Polresta Barelang, Selasa (12/1/2021).
Pria yang menganiaya bayinya saat beraa di Polresta Barelang, Selasa (12/1/2021). (TribunBatam.id/Eko Setiawan)
Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved