Breaking News:

Nenek-nenek Tewas Usai Dirudapaksa, Noda di Celana hingga Tangan Terikat

Kondisi korban saat ditemukan sangat menggenaskan, ditemukan bercak darah dan tangan terikat. Selain itu, polisi menemukan sperma di celana dalam kor

ilustrasi/son
ilustrasi seorang nenek-nenek menjadi korban pembunuhan dan rudapaksa 

Selain itu juga mengumpulkan beberapa bukti fisik lainnya dari lokasi kejadian.

Kapolres Pidie, AKBP Zulhir Destrian SIK MH melalui Kasat Reskrim, AKP Ferdian Chandra SSos MM kepada Serambinews.com, Selasa (12/1/2021) mengatakan, sejak Selasa (12/1/2021) pagi pihaknya telah memintai keterangan dari dua dua saksi.

Menurut Kasat Reskrim Polres Pidie, Ferdian Chandra, tim penyidik juga telah mengamankan sejumlah barang bukti dari TKP, di antaranya kain pengikat kedua tangan dan mulut korban.

"Termasuk pula celana dalam (CD) korban yang ditemukan ada bercak darah dan sperma," kata Ferdian Chandra. Tetapi, lanjut Ferdian, sejauh ini belum didapati sidik jari.

Berdasarkan kajian pihak kepolisian, saat terjadi upaya pemerkosaan dan pembunuhan, korban sempat melawan. Sehingga korban diikat untuk memudahkan tersangka pelaku melampiaskan napsu bejatnya.

"Diduga korban meninggal karena diperkosa," kata Ferdian Chandra.

Baca juga: Pramugari Dirudapaksa Sejumlah Orang, Mayatnya Ditemukan Dalam Bak Mandi Kamar Hotel

Hingga saat ini polisi masih melakukan penyelidikan dan pendalaman di TKP.

Seperti diberitakan, Zubaidah binti Ibrahim yang akrab disapa Po Nyak, warga Gampong Mesjid Runtoh, Kecamatan Tijue, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie, ditemukan tak benyawa di rumahnya, Senin (11/1/2021) pagi.

Anak 9 Tahun Jadi Korban Pembunuhan Sadis oleh Tetangganya, Lehernya Sampai Dipenggal
Anak 9 Tahun Jadi Korban Pembunuhan Sadis oleh Tetangganya, Lehernya Sampai Dipenggal (Intel Kodim untuk Banjarmasinpost.co.id)

Dari beberapa fakta di lokasi kejadian, korban yang dilaporkan mengalami gangguan mental itu dihabisi oleh orang yang belum teridentifikasi pada Senin menjelang subuh, (11/1/2021) sekira pukul 04.00 WIB.

"Mulut dan kedua tangan Po Nyak diikat dengan kain dan diduga kuat korban diperkosa," sebut Kapolres Pidie, AKBP Zulhir Destrian SIK MH melalui Kasat Reskrim, AKP Ferdian Chandra SSos MH kepada Serambinewa.com, Senin (11/1/2021) petang.

Halaman
123
Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved