KKSS Batam Rapat Jelang Demo Soal Haji Permata ke Kanwil DJBC Khusus Kepri di Karimun
Paguyuban KKSS Batam menggelar rapat jelang demo di Kanwil DJBC di Karimun terkait tewasnya Haji Permata.
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Paguyuban KKSS Batam menggelar rapat jelang demo di Kanwil DJBC Khusus Kepri di Karimun terkait tewasnya Haji Permata.
Rapat teknis berlangsung di Hotel Oasis, Minggu (17/01/2021) sore.
Terlihat halaman Hotel Oasis dipenuhi kendaraan warga KKSS, baik roda empat maupun roda dua.
Tampak para warga paguyuban KKSS mengenakan masker, dan menjaga jarak di dalam loby Hotel Oasis.
Rapat secara umum telah selesai dilakukan sekira pukul 17.36 WIB, dan sebagian jumlah warga KKSS sudah pulang.
Namun terpantau rapat masih berlanjut dengan para tetua atau petinggi dan pengurus inti KKSS masih berlanjut sampai saat ini, pukul 18.18 WIB.
Sebelumnya Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan atau KKSS Batam bersama keluarga berencana aksi di Kantor Bea Cukai Karimun.
Mereka tak terima Haji Permata meninggal dunia diduga tewas akibat luka tembak.
Ketua KKSS Batam, Masrur Amin mengungkapkan dari hasil autopsi di RS Bhayangkara, terdapat tiga butir peluru yang bersarang di tubuh Haji Permata.
Dua pada bagia ulu hati, sementara satu pada bagian dada.
Seperti diketahui, Haji Permata meninggal dunia pada Jumat (15/1).
Almarhum merupakan mantan Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) sekaligus pengusaha yang pemilik Hotel Oasis di Kota Batam.
Baca juga: KKSS Karimun Tak Terima Haji Permata Tewas Ditembak Petugas Bea Cukai
Baca juga: KKSS Karimun Tak Terima Haji Permata Tewas Ditembak Petugas Bea Cukai

Setelah mendapat autopsi di RS Bhayangkara Polda Kepri, jenazah dibawa ke rumah duka di Perumahan Bella Vista Residance, sekira pukul 19.20 WIB dan dilanjutkan dengan pemakaman di TPU Air Raja, Sei Tering, Tanjung Sengkuang, Sabtu (16/01/2021)
"Saya sebagai Ketua KKSS Batam sangat bersedih dan sangat terpukul atas meninggalnya keluarga kita Haji Permata.
Beliau dalam kesehariannya sangat dekat dengan kita semua. Untuk itu, kami akan membalas dengan cara yang sesuai dengan koridor hukum," kata Masrur Amin.