KKSS Karimun Tak Terima Haji Permata Tewas Ditembak Petugas Bea Cukai
Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan ( KKSS) Karimun bereaksi soal meninggalnya Haji Permata.
Penulis: Yeni Hartati | Editor: Agus Tri Harsanto
KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan ( KKSS) Karimun bereaksi soal meninggalnya Haji Permata.
KKSS Karimun menyayangkan insiden penembakan yang menewaskan Haji Permata.
"Penembakan yang dilakukan oleh oknum Bea Cukai merupakan tindakan keji. Kami menganggap ini pembunuhan karena sasaran tembakan langsung mengarah pada bagian dada dan jantung," ujar Abdul Gafar Ketua BPD KKSS saat konferensi pers di Coastal Area, Minggu (17/1/2021).
"Kami melihat ada tiga peluru yang bersarang didadanya, menurut kami tindakan untuk melumpuhkan seseorang seharusnya ke arah kaki atau paha," tambahnya.
Abdul Gafar menambahkan, jikla peluru mengenai kaki atau paha, sehingga korban meninggal mungkin kami dapat menerima.
Namun menurutnya peluru langsung mengarah ke dada.
"Sehingga tindakan ini sangat melukai kami seluruh KKSS," ujarnya.
Pihaknya berharap agar pihak berwajib yaitu Polda Kepri atau Polda Riau dapat mengungkap insiden penembakan tersebut.
Baca juga: Kanwil DJBC Khusus Kepri Dijaga Brimob, Antisipasi Kedatangan Massa Haji Permata
Dijaga Ketat
Kantor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Khusus Kepulauan Riau atau Kanwil DJBC Khusus Kepri dijaga ketat personel Brimob.
Penjagaan bertujuan untuk mengantisipasi serangan anak buah Haji Permata yang meninggal dunia.
Personel Brimob diketahui berjaga di Kanwil DJBC Khusus Kepri sejak Sabtu (16/1).
Pantauan TribunBatam.id, terdapat satu tenda yang didirikan di depan halaman kantor Kanwil DJBC Khusus Kepri.
Terdapat beberapa anggota yang bertugas. Mereka terlihat tidak memakai perlengkapan lengkap, termasuk memakai senjata.
Untuk akses masuk hanya dibuka satu pintu, dan sebelumnya harus menginformasikan tujuan dan menunjukkan identitas diri.