VIRUS CORONA DI LINGGA
Kasus Corona di Lingga Makin Menjadi, Belajar Tatap Muka di Daik dan Nerekeh Dihentikan
Pasien terpapar corona di Lingga bertambah tujuh kasus baru, Minggu (31/1). Hal ini membuat belajar tatap muka di Lingga kembali dihentikan
Penulis: Febriyuanda | Editor: Dewi Haryati
LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Satuan tugas (Satgas) penanganan Covid-19 di Lingga menemukan sebanyak tujuh pasien terpapar virus corona di Lingga, Minggu (31/1/2021).
Kepala Dinkes PPKB Lingga, Mulkan Azima mengatakan, penambahan kasus corona ini bisa dibilang terbanyak.
Pasalnya, dari tujuh sampel yang dikirim ke Balai Tehnik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Batam, semuanya dinyatakan positif Covid-19.
"Dulu pernah lima kasus paling banyak. Untuk kejadian baru ini sebanyak tujuh sampel terkirim dan aktif semuanya.
Ini merupakan yang paling tinggi sejauh ini," kata Mulkan kepada sejumlah awak media, Senin (1/2/2021).
Ia mewanti-wanti masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
Sementara itu, Muhammad Nizar selaku Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Lingga membenarkan pernyataan Mulkan.
"Terhadap pasien saat ini ada yang dirawat di Rumah Sakit Encik Mariyam dan yang isolasi mandiri dengan petugas kesehatan setempat.
Untuk perkembangannya kami melakukan tracing kepada sejumlah orang-orang yang kontak erat dengan pasien yang terkonfirmasi," terang Nizar.
Bupati Lingga itu melanjutkan, saat ini siswa sekolah yang sebelumnya menerapkan belajar tatap muka di wilayah Kelurahan Daik Lingga, kembali mulai belajar secara daring.
Baca juga: 2 Pimpinan Daerah di Anambas Gagal Divaksinasi Corona, Abdul Haris Tensi Tinggi, Wan Sakit
Baca juga: Pasien Sembuh Corona di Tanjungpinang Tambah 14 Orang, Dua di Antaranya Anak-anak

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Lingga, Junaidi Adjam mengatakan, adapun wilayah sekolah yang proses belajar tatap mukanya dihentikan sementara, yakni Kelurahan Daik dan Nerekeh.
"Untuk TK, SD, SMP sederajat belajar di rumah kembali sudah mulai hari ini, Senin (1/2). Sebelumnya pada 4 Januari mulai sekolah tatap muka," kata Junaidi.
Junaidi melanjutkan, belajar tatap muka kembali dihentikan untuk mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 di sekolah-sekolah yang berada Kecamatan Lingga, khususnya Kelurahan Daik dan Nerekeh.
"Alhamdulillah, satu bulan belajar tatap muka, untuk tenaga pendidik dan murid masih belum ada yang terpapar covid," tuturnya.
Junaidi belum bisa memastikan kapan belajar tatap muka itu kembali dimulai. Masih menunggu tim satgas menyatakan ketujuh pasien yang berada di Daik Lingga negatif covid-19.