Breaking News:

KARIMUN TERKINI

Syarat Urus Sertifikat Tanah Lewat Program PTSL di Karimun, GRATIS

Syarat urus dan daftar sertifikat tanah lewat program PTSL di Karimun pada tahun ini difokuskan pada 3 kecamatan. Berikut ini persyaratannya

TribunBatam.id/Istimewa
Syarat Urus Sertifikat Tanah Lewat Program PTSL di Karimun, GRATIS. Foto Warga dan Satgas TMMD bangun rumah warga Buru, Sukijan, yang masuk ke dalam badan jalan. 

Sertipikat elektronik yang selanjutnya disebut sertipikat-el adalah sertipikat yang diterbitkan oleh sistem elektronik dalam bentuk dokumen elektronik.

Lalu bagaimana penerapannya di Karimun?

Warga penerima sertifikat tanah di Tanjungpinang sedang menerima arahan dari Wali Kota Tanjungpinang Rahma, seusai kegiatan video conference
Warga penerima sertifikat tanah di Tanjungpinang sedang menerima arahan dari Wali Kota Tanjungpinang Rahma, seusai kegiatan video conference (tribunbatam.id/Istimewa)

Badan Pertanahan Nasional atau BPN Karimun membenarkan kebijakan pemerintah pusat akan menerapkan sertipikat elektronik tersebut.

Meski demikian, Humas sekaligus Analis Sumber Daya Manusia Aparatur Pertama Koordinator kelompok Substansi Umum dan Kepegawaian BPN Karimun, Bayu Witopo menyebut jika penerapan sertifikat elektronik di Karimun dilakukan secara bertahap.

Sambil menunggu arahan pusat, BPN Karimun bersiap melakukan migrasi dari sertifikat analog ke sertifikat elektronik.

Selain karena kondisi geografis, kendala fasilitas yang ada di kantor menurutnya masih dianggap kurang memungkinkan untuk menerapkan sertifikat elektronik itu.

"Untuk wilayah Kabupaten Karimun masih terbilang sangat jauh untuk diterapkan sekarang.

Namun akan dilakukan secara bertahap, tidak menutup kemungkinan akan menerapkan sistemnya.

Karena BPN Karimun merupakan zona integritas, dan akan kami tinjau terlebih dahulu untuk seluruh masyarakat," ungkapnya, Rabu (17/2/2021).

Ia menambahkan, saat ini Karimun masih menggunakan sertipikat manual dalam bentuk buku dan kertas lembaran.

Bayu pun menjelaskan perbedaan termasuk keunggulan antara sertifikat elektronik dengan sertifikat tanah manual yang berbentuk buku dan kertas lembaran.

Era Baru Pertanahan, Sertifikat Tanah 2021 Sudah Beda, Semua Sertifikat Tanah Bakal Ditarik
Era Baru Pertanahan, Sertifikat Tanah 2021 Sudah Beda, Semua Sertifikat Tanah Bakal Ditarik (SETPRES/AGUS SUPARTO)

Selain dapat diunduh melalui aplikasi Sentuh Tanahku, sertipikat elektronik yang akan diterapkan memiliki keunggulan lain seperti tidak perlu panik ketika hilang.

Ini karena sertipikat tahan akan tersimpan secara elektronik, diakses dan diunduh melalui aplikasi.

"Tidak hanya itu, sertipikat tanah juga dapat dicetak secara mandiri, pengelolaan dokumen pertanahan juga lebih praktis dan mudah," jelasnya.

Bayu Witopo, juga menjelaskan perbedaan sertipikat elektronik dan sertipikat manual atau analog.

Diantaranya Kode dokumen, pada sertipikat elektronik menggunakan hashcode yaitu kode unik dokumen elektronik yang di generate oleh sistem.

Sedangkan sertipikat analog menggunakan blanko nomor seri gabungan huruf dan angka

"Scan QR code, pada sertipikat elektronik berisikan tautan yang memudahkan masyarakat dalam mengakses langsung dokumen elektronik, sedangkan sertipikat analog tidak menggunakan QR code.

Kemudian Nomor identitas, pada sertipikat elektronik menggunakan single identity hanya satu nomor yaitu Nomor Identitas Bidang (NIB).

Sedangkan sertipikat analog menggunakan banyak nomor diantaranya nomor hak, nomor surat ukur, nomor identitas bidang, dan nomor peta bidang," ungkapnya.

Bupati Karimun Aunur Rafiq menyerahkan 2300 sertifikat tanah kepada warga
Bupati Karimun Aunur Rafiq menyerahkan 2300 sertifikat tanah kepada warga (tribunbatam.id)

Tidak hanya itu, kebijakan akan ketentuan kewajiban dan larangan. Untuk sertipikat elektronik menyatakan Aspek Right, Restriction, Responsibility ketentuan kewajiban dan larangan tercantum.

Sementara sertifikat analog dicatat pada kolom petunjuk pencatatan ketentuan ini tidak seragam tergantung kantor pertanahan masing-masing.

Kemudian untuk tanda tangan, pada sertipikat elektronik menggunakan tanda tangan elektronik sehingga tidak dapat dipalsukan.

Sementara sertipikat analog menggunakan tanda tangan manual sehingga rawan untuk dipalsukan," tambahnya.

"Dan untuk bentuk dokumen dalam sertipikat elektronik informasi yang diberikan padat dan ringkas.

Sedangkan untuk sertipikat analog berbasis kertas berupa blangko isian berlembar-lembar," pungkasnya.(TribunBatam.id/Yeni Hartati)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Penulis: Yeni Hartati
Editor: Septyan Mulia Rohman
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved