Kamis, 16 April 2026

BATAM TERKINI

Atasi Kebocoran, DPRD Batam Minta Sistem Penarikan Retribusi Parkir Tepi Jalan Diperbaiki

Anggota Komisi II DPRD Batam, Rubina Situmorang menilai, sejauh ini retribusi parkir tepi jalan, yang menikmatinya kebanyakam raja-raja kecil

Editor: Dewi Haryati
TribunBatam.id/Ichwan Nur Fadillah
Foto ilustrasi parkir tepi jalan di Batam. Atasi Kebocoran, DPRD Batam Minta Sistem Penarikan Retribusi Parkir Tepi Jalan Diperbaiki. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Batam meminta Pemerintah Kota (Pemko) Batam, untuk memperbaiki sistem pembayaran rebtribusi parkir.

Pasalnya sampai saat ini tingkat kebocoran retribusi parkir sangat besar.

Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi II DPRD Batam, Rubina Situmorang.

Ia menilai, sejauh ini retribusi parkir khususnya parkir tepi jalan, yang menikmati uang parkir kebanyakan raja-raja kecil.

"Jadi jika sistem penarikan retribusi parkir tepi jalan tidak diperbaiki, maka sampai kapan pun target retribusi parkir di Batam, tidak akan tercapai," kata Rubina, Senin (22/2/2021).

Ist
Ist (Ist)

Baca juga: Pungli Berkedok Parkir Beraksi di Jembatan Barelang, Disbudpar Batam Bakal Gandeng Dishub & Polisi

Baca juga: TOLAK Kenaikan Tarif Parkir di Batam, Tumbur Hutasoit : Hanya Bikin Raja Kecil Makin Kaya

Ia menjelaskan, retribusi parkir paling besar seharusnya diterima pemerintah dari parkir tepi jalan. Namun karena tata kelola sistemnya tidak bagus, maka yang menikmati uang parkir adalah raja kecil.

"Jadi kita meminta agar pemerintah tidak hanya mengeluh target parkir tidak tercapai, tetapi harus juga melihat sistem yang sudah dibuat, agar tingkat kebocoran retribusi parkir tepi jalan minimal bisa ditekan," kata Rubina.

Ia menjelaskan penarikan uang parkir tepi jalan jauh lebih besar dibanding uang parkir yang sudah menggunakan sistem gate. Namun karena sistem pengelolaan dan penarikan uang parkirnya tidak jelas, membuat retribusi parkir tepi jalan tidak bisa tercapai.

"Kita harapkan pemerintah secepatnya melakukan pengelolaan sistem penarikan retribusi parkir. Jika sistemnya sudah bagus, saya yakin penarikan uang parkir tepi jalan akan melebihi target yang ditetapkan," kata Rubina.

Tolak Kenaikan Tarif Parkir

Diberitakan, DPRD Kota Batam menilai rencana kenaikan tarif parkir tidak akan berdampak signifikan terhadap pendapatan daerah jika pengelolaan belum diperbaiki.

Masih banyak potensi parkir yang belum bisa dimaksimalkan, sehingga menyebabkan kebocoran yang sangat besar.

"Belum tepat berbicara kenaikan tarif parkir, jika tingkat kebocoran juga masih sangat tinggi," ujar Anggota Komisi III DPRD Batam Tumbur Hutasoit, Rabu (10/2/202).

Menurutnya, jika ini dinaikan sementara sistemnya belum diperbaiki, tentu hanya akan memperkaya raja-raja kecil yang mengelola parkir di Batam.

Sebaliknya, jika pengelolaan ini diperbaiki, capaian menjadi naik, sehingga menjadi lebih efektif ketimbang menaikan tarif retribusi parkir.

Selain itu Tumbur melihat masih banyak potensi dan titik parkir yang belum digarap secara maksimal.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved