Breaking News:

KARHUTLA DI TANJUNGPINANG

Awal Tahun 2021, Pemko Tanjungpinang Catat 46 Kasus Kebakaran, 39 Diantaranya Karhutla

Salah satu kasus Kebakaran di Tanjungpinang terbesar yakni kebakaran lahan 55 Ha di hutan lindung sungai pulai, Tanjungpinang Timur.

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Istimewa
Awal Tahun 2021, Pemko Tanjungpinang Catat 46 Kasus Kebakaran, 39 Kasus Karhutla. Foto petugas pemadam kebakaran Tanjungpinang saat memadamkan api. 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Kasus kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla di Tanjungpinang belakangan jadi perhatian.

Dari 46 kasus selama Awal Tahun 2021, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan atau DPKP Tanjungpinang mencatat ada 39 kasus Karhutla di Tanjungpinang.

Rinciannya, 37 kejadian kebakaran hutan dan 2 kebakaran lahan.

Secara umum, DPKP Tanjungpinang mencatat kasus kebakaran pada Januari 2021 sebanyak 15 kasus.

Jumlahnya meningkat drastis hingga 31 kejadian pada minggu ketiga Februari 2021.

Dari 46 kasus kebakaran itu, salah satu yang paling besar adalah kejadian kebakaran lahan mencapai 55 hektar (Ha) yang terjadi di hutan lindung, sungai pulai KM 14 Kecamatan Tanjungpinang Timur.

Petugas pemadam kebakaran Tanjungpinang saat berusaha memadamkan api yang mebakar lahan.
Petugas pemadam kebakaran Tanjungpinang saat berusaha memadamkan api yang membakar lahan. (TribunBatam.id/Endra Kaputra)

Lalu 42 Ha terjadi di hutan lindung Bukit Kucing, Kecamatan Bukit Bestari.

Bahkan, Selasa (22/2) saat memadamkan api di area hutan lindung Bukit Kucing, satu unit mobil damkar ikut terbakar di lokasi kejadian.

Saat peristiwa terjadi, mobil damkar itu tidak bisa bergerak, karena gigi steringnya tidak berfungsi.

Sehingga petugas kesulitan untuk memindahkan mobil pemadam kebakaran.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved