Breaking News:

Jenderal Napoleon Memilih Mati, Tak Terima Divonis 4 Tahun Terlilit Suap Buronan Djoko TJandra

Ulah Irjen Napoleon Bonaparte membuat Djoko Tjandra bisa masuk ke Indonesia pada pertengahan tahun 2020 meski berstatus buronan korupsi bertahun-tahun

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Jenderal Napoleon Memilih Mati, Tak Terima Divonis 4 Tahun Terlilit Suap Buronan Djoko TJandra 

TRIBUNBATAM.id - Jenderal Napoleon Memilih Mati, Tak Terima Divonis 4 Tahun Terlilit Suap Buronan Djoko TJandra.

Jenderal polisi bintang dua Napoleon Bonaparte

yang terlilit kasus suap koruptor kakap Djoko Tjandra memilih mati ketimbang menjalani hukuman penjara.

Ia tak terima mendapat vonis 4 tahun penjara dan denda sebesar Rp 100 juta subsider 6 bulan kurungan.

Mantan Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri itu kasus korupsi red notice buronan Djoko Tjandra.

Irjen Napoleon Bonaparte jadi tersangka karena kasus pelarian Djoko Tjandra
Irjen Napoleon Bonaparte jadi tersangka karena kasus pelarian Djoko Tjandra (ISTIMEWA)

Ulahnya membuat Djoko Tjandra bisa masuk ke Indonesia pada pertengahan tahun 2020

meski berstatus buron atas kasus korupsi pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali.

Napoleon mengaku lebih baik mati daripada martabatnya dilecehkan akibat terseret kasus ini.

"Cukup sudah pelecehan martabat yang saya,

derita dari Juli tahun lalu sampai hari ini," kata Napoleon di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (10/3/2021) dilihat dari tayangan KompasTV.

Baca juga: Irjen Napoleon Malah Goyang TikTok Usai Divonis 4 Tahun Penjara

Baca juga: Kabareskrim Buka Suara Namanya Disebut Irjen Napoleon di Kasus Djoko Tjandra, Kenal Tommy Sumardi !

Baca juga: Irjen Napoleon Seret Nama Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo & Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin?

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved