Senin, 13 April 2026

HUMAN INTEREST

KISAH Sukses Perantau di Batam Lewat Batik, Indra Sugiyono Serukan Produk Dalam Negeri

Kisah sukses Indra Sugiyono lewat batik tak semudah membalikkan telapak tangan. Ia sempat banting setir dari pilihan hatinya itu.

TribunBatam.id/Hening Sekar Utami
KISAH Sukses Perantau di Batam Lewat Batik, Indra Sugiyono Serukan Produk Dalam Negeri. Foto Indra Sugiyono (43) pembatik Batam asal Pekalongan, Jawa Tengah, Rabu (24/3/2021). 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Membatik boleh dibilang menjadi jalan hidup bagi Indra Sugiyono.

Pria 43 tahun asal Pekalongan, Jawa Tengah, ini lahir dan besar di lingkungan yang terkenal akan seni batik.

Lingkungan kampung halamannya, Pekalongan, pada masa Indra kecil banyak diisi oleh para pengrajin batik.

Dirinya pun belajar membatik dan sempat membuka usaha kain batik di daerahnya.

Kala itu, mencari pekerjaan di Pekalongan amatlah susah.

Kebanyakan warga kampungnya kala itu lebih memilih mata pencaharian dengan berjualan batik.

"Katakanlah waktu itu, demi sesuap nasi kami memilih membatik," kenang Indra sambil tersenyum saat ditemui TribunBatam.id, Rabu (24/3/2021).

Menparekraf Sandiaga Uno ke Batam, Pakai Batik Khas Batam, Puji Hasil Karya Anak Daerah. Foto Menparekraf Sandiaga Uno saat berbincang dengan Wali kota Batam dan istri Marlin Agustina di Gedung Dekranasda Batam, Jumat (22/1/2021).
Menparekraf Sandiaga Uno ke Batam, Pakai Batik Khas Batam, Puji Hasil Karya Anak Daerah. Foto Menparekraf Sandiaga Uno saat berbincang dengan Wali kota Batam dan istri Marlin Agustina di Gedung Dekranasda Batam, Jumat (22/1/2021). (TribunBatam.id/Hening Sekar Utami)

Pilihan Indra mencari uang dengan membatik kala itu masih dapat mencukupi kebutuhan hidupnya.

Ia bahkan bertemu dan menikah dengan sang istri yang juga seorang pembatik di kampung halamannya.

Roda nasib pun berputar. Krisis moneter sekitar tahun 1998 mengakibatkan kondisi ekonomi rumah tangga rakyat memburuk.

Satu per satu pengrajin batik Pekalongan pun memilih mencari peruntungan dengan merantau ke kota lain, termasuk Indra.

Sebelas tahun yang lalu, Indra menginjakkan kaki di Batam setelah sempat berpindah-pindah kota mencicipi berbagai pekerjaan.

Dua tahun di Batam, ia bekerja sebagai juru las (welder) di sebuah perusahaan.

"Waktu itu saya pikir ingin coba pekerjaan lain selain membatik, maka saya ikut pelatihan welder," ujar Indra.

Namun, sepertinya hasrat membatik masih tertanam dalam diri Indra.

Baca juga: Ketua Dekranasda Lingga Maratusholiha Nizar Ingin Hidupkan Pengrajin UKM Batik

Baca juga: ISI Waktu Luang, Sejumlah IRT di Batam Jalankan Usaha Batik Lewat KUB Batik Mekar Berseri 

MOTIF BATIK KHAS BATAM - Ada total 10 motif batik khas Batam yang telah dipatenkan. FOTO: ILUSTRASI.
MOTIF BATIK KHAS BATAM - Ada total 10 motif batik khas Batam yang telah dipatenkan. FOTO: ILUSTRASI. (freepik.com)
Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved