Breaking News:

KEPRI TERKINI

Pimpinan KPK Datang ke Kepri - Ansar Ahmad: Korupsi Musuh Bersama

Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengajak semua pihak bersama-sama mencegah korupsi. Ia menekankan Korupsi adalah Musuh Bersama

tribunbatam.id/istimewa
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad bersama Pimpinan KPK RI Nawawi Pamolango dalam pada Rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi Pemerintah Daerah Se-Provinsi Kepri di Aula Wan Sri Beni, Dompak, Tanjungpinang, Rabu (24/3/2021) 

KEPRI, TRIBUNBATAM.id - Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyambut baik program koordinasi, supervisi pencegahan korupsi yang diinisiasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Program yang sudah dilaksanakan sejak 2017 itu, hasilnya sudah dapat terlihat. Yakni dengan semakin mudahnya masyarakat menerima pelayanan. Selain itu semakin terbukanya pelaksanaan pengadaan barang dan jasa yang merupakan salah satu sumber terbesar terjadinya korupsi di Indonesia.

“Hasil yang diperoleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau memang masih jauh dari sempurna. Capaian tahun 2020 atas indikator capaian korsupgah hanya sebesar 75,29 persen.

Capaian ini menurun jika dibandingkan dengan capaian 2019 yaitu dengan capaian sebesar 89 persen. Tidak dapat dipungkiri bahwa kondisi pandemi sangat berpengaruh terhadap kinerja pendapatan daerah,” kata Ansar saat Rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi Pemerintah Daerah Se-Provinsi Kepri di Aula Wan Sri Beni, Dompak, Tanjungpinang, Rabu (24/3/2021).

Ansar Ahmad menegaskan, korupsi mampu merusak sendi-sendi bangsa, membuat cita-cita luhur pendiri bangsa sulit untuk diraih, kesejahteraan masyarakat terabaikan.

Baca juga: Pimpinan KPK ke Kepri, Nawawi: Ada 7 Bentuk Tindak Pidana Korupsi dan Indikasinya

Baca juga: KPK Soroti Pendapatan Pajak Daerah di Tanjungpinang Turun Rp 200 Miliar

Karena itu, ia bersama Wakil Gubernur Kepri Marlin Agustina mempunyai misi yaitu “Pelaksanaan Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih, Terbuka dan Berorientasi Pelayanan”.

“Tata kelola pemerintahan yang bersih merupakan satu dari tujuh program unggulan yang akan dituangkan dalam Rencana Perencanaan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2021–2026.

Kami berharap dengan pemerintahan yang bersih, terbuka dan akuntable, dapat mempercepat pencapaian visi yaitu Terwujudnya Kepri Yang Makmur, Berdaya Saing dan Berbudaya,” kata Ansar.

Namun ke depannya menurut Ansar, ia akan lebih meningkatkan komitmen terhadap program-program pencegahan korupsi pada Pemerintah Provinsi Kepri 2021 dan tahun-tahun berikutnya.

Karena itu, pihaknya sangat berharap bantuan, dukungan dan pedoman dari Tim Korsupgah KPK dalam membimbing menjalankan program-program anti korupsi di Kepri.

Halaman
123
Penulis: Endra Kaputra
Editor: Dewi Haryati
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved