Breaking News:

Militer Myanmar Semakin Brutal, Gadis Berusia 7 Tahun Tewas Ditembak

Keluarga Khin Myo Chit mengatakan bahwa dia dibunuh oleh polisi saat dia berlari menuju ayahnya, dalam sebuah penggerebekan di rumah mereka di kota Ma

Editor: Danang Setiawan
(STR via AP)
Pengunjuk rasa berlarian setelah polisi memberikan tembakan peringatan dan menggunakan meriam air untuk membubarkan demonstrasi di Mandalay, Myanmar, pada 9 Februari 

YANGON, TRIBUNBATAM.id - Kekejaman militer Myanmar menyusul kudeta beberapa waktu terus berlanjut.

Data yang dirilis kelompok aktivis Asosiasi Bantuan untuk Tahanan Politik (AAPP) korban tewas akibat kudeta militer di Myanmar tembus 261 jiwa.

Sementara dari pihak militer, mereka mengklaim terdapat 164 orang telah tewas dalam aksi protes.

Terbaru, gadis berusia 7 tahun menjadi korban kekejaman militer Myanmar, Selasa (23/3/2021).

Gadis tersebut menjadi korban termuda yang diketahui dalam tindakan keras militer menyusul kudeta militer yang terjadi bulan lalu.

Korban bernama Khin Myo Chit (7).

Baca juga: Warga Myanmar Lawan Proses Hukum Indonesia Lewat Praperadilan, Ditolak PN Batam

Baca juga: Aksi Balas Dendam Anti Kudeta Militer Myanmar, Polisi Tewas Tak Ada yang Mau Menguburkan

BBC melaporkan, keluarga Khin Myo Chit mengatakan bahwa dia dibunuh oleh polisi saat dia berlari menuju ayahnya, dalam sebuah penggerebekan di rumah mereka di kota Mandalay.

Saat itulah Khin Myo Chit berlari ke arah ayah mereka untuk duduk di pangkuannya.

"Kemudian mereka menembak dan memukulnya," kata May Thu Sumaya.

Kakak perempuan Khin Myo Chit mengatakan kepada BBC, polisi telah menggeledah semua rumah di lingkungan mereka di Mandalay pada Selasa sore.

Halaman
123
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved