KEJADIAN POPULER BATAM
Kejadian Populer Batam: Dari Dua Anggota Keluarga TNI Disekap hingga Update Corona
Secara khusus, Berikut ini tribunbatam.id akan menyajikan informasi tentang Kejadian Populer Batam sekaligus Kejadian Populer Kepri per Selasa Ini
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Berikut ini tribunbatam.id akan menyajikan informasi tentang Kejadian Populer Batam sekaligus Kejadian Populer Kepri per Selasa (6/4/2021):
1. Dua Anggota Keluarga TNI Disekap di Batam Bersama 37 TKI di Sebuah Ruko Ciptaland Sekupang
Terungkap alasan kehadiran aparat TNI dari Satuan Yonif Raider 136 TS dalam aksi penggerebekan tempat penampungan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di kawasan pertokoan Ciptaland, ruko Tiban Poin Blok A1 Nomor 8,9,10 dan 11, Sekupang, Batam, Selasa (6/4/2021).
Dari 39 TKI yang berhasil diamankan dari dalam ruko itu, ternyata ada dua orang di antaranya merupakan keluarga dari salah satu anggota TNI yang bertugas di Kostrad Bandung.
Komandan Batalyon Raider Khusus 136/Tuah Sakti melalui Komandan Kompi Khusus Batalyon 136/Tuah Sakti, Lettu Infantri Setio Adi Nugroho mengatakan, pihaknya turun dalam aksi penggerebekan itu, berawal dari dugaan penyekapan dua anggota keluarga TNI.
"Informasi adanya tindak kejahatan ini kita ketahui bermula dari anggota Raider Batalyon bernama Prada Iklal dan Prada Tejo. Ada adek dari rekan letting mereka Prada Ardi yang bertugas di Kostrad menjadi korban penyekapan di Batam," ujar Lettu Inf Setio seusai menggerebek ruko yang menampumg 39 TKI itu.
Dari informasi itu, pihaknya pun mendapat perintah dari Danyon untuk melakukan koordinasi dengan jajaran kepolisian.
Setelah mendapat lokasi tempat penampungan di daerah Tiban, pihaknya bersama kepolisian melakukan penggerebekan.
Dari lokasi penggerebekan, pihaknya menemukan dua orang keluarga anggota Kostrad, yakni Emilia dan Urningsih di dalam kamar penampungan.
Korban Urningsih dan Emilia ditemukan di lantai 2 ruko dalam posisi sakit dan terbaring. Kedua perempuan ini ditemukan dalam kondisi memprihatinkan. Pengakuan kedua korban, mereka telah disekap selama 1 bulan dalam kondisi makan terancam.
Selengkapnya, Baca Dua Anggota Keluarga TNI Disekap di Batam Bersama 37 TKI di Sebuah Ruko Ciptaland Sekupang
• Kejadian Populer Batam: Dari Gubernur Kepri Ansar Ahmad Bareng Istri hingga Partai Ummat Deklarasi
2. Walikota Batam Beri Peringatan Keras, Rudi : Tak Boleh Pungut Biaya Apapun! Vaksin Covid-19 Gratis
Walikota Batam, HM Rudi mengingatkan dan melarang adanya pungutan biaya apapun saat pelaksanaan vaksinasi covid-19.
Sebab, vaksinasi yang dilakukan secara bertahap selama beberapa waktu belakangan adalah program gratis tanpa biaya apapun.
Larangan itu menyusul adanya mengenai para guru yang dipungut Rp10 ribu saat vaksinasi covid-19.
“Saya sudah bilang panitia tidak boleh pungut biaya apapun berisiko,” ujar Rudi di Batam Centre, Selasa (6/4/2021).
Diakuinya berdasarkan laporan tersebut, biaya Rp 10 ribu itu biaya konsumsi setelah divaksin.
Ia juga menghubungi Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Kota Batam, Hendri Arulan.
Diketahui bahwa pungutan tersebut dilakukan karena kesepakatan bersama.
Selengkapnya baca, Walikota Batam Beri Peringatan Keras, Rudi : Tak Boleh Pungut Biaya Apapun! Vaksin Covid-19 Gratis
• Kejadian Populer Batam : Dari Diskon Menarik hingga STOK Kantong GeNose C19
3. Ini Pengakuan Pekerja yang Disekap di Sebuah Ruko Ciptaland Sekupang Batam, Kerja Tanpa Gaji?
Sebanyak 39 pekerja diamankan aparat kepolisian bersama TNI di tempat penampungannya di Ruko Tiban Poin Blok A1 Nomor 8,9,10 dan 11, Selasa (6/4/2021) di kawasan Ciptaland Sekupang Batam.
Dari puluhan pekerja yang diamankan itu, beberapa di antaranya mengaku dipekerjakan tanpa upah.
Seperti penuturan Uswatun. Ia mengaku sudah empat bulan berada di tempat penampungan.
Wanita asal Lombok ini mengaku dijanjikan bekerja sebagai asisten rumah tangga di Batam dengan sistem kontrak per tahun. Namun selama itu pula ia tidak pernah terima gaji.
"Saya sudah 4 bulan bekerja di sini, namun tidak pernah terima gaji. Katanya karena alasan pemotongan uang makan, uang jaminan dan transportasi dari Lombok," ujar Uswatun dengan kondisi fisik yang lemas terkulai.
Ia melanjutkan, selama di penampungan ia juga tak diperbolehkan keluar atau pun berinteraksi dengan warga.
"Kami benar-benar disekap. Tempatnya juga tak layak. Saya mau pulang tapi tak diizinkan," ucap Uswatun berlinang air mata.
Uswatun mengatakan, jika ingin pulang ke kampung halaman, ia harus membayar Rp 2 juta untuk ongkos transportasi kepada pemilik penampungan.
Selengkapnya baca, Ini Pengakuan Pekerja yang Disekap di Sebuah Ruko Ciptaland Sekupang Batam, Kerja Tanpa Gaji?
• Kejadian Populer Batam : Mulai dari Info Cuaca hingga KISAH Hidup Maurien Nugraha
4. Paspor Bupati Bintan Dititip ke Imigrasi Kelas I Tanjungpinang, Arahan Ditjen Imigrasi
Nama Bupati Bintan Apri Sujadi kembali jadi sorotan.
Itu setelah paspor miliknya dititipkan di Kantor Imigrasi Kelas I Tanjungpinang.
Penitipan ini dibenarkan Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Tanjungpinang, Irwanto Suhaili.
Menurutnya, penitipan paspor itu mulai diterima Imigrasi Kelas I Tanjungpinang sejak 1 April 2021.
"Benar memang ada penitipan paspor Kepala Daerah di Bintan atas nama Apri Sujadi," ujarnya, Selasa (6/4/2021).
Ia menambahkan, yang melakukan penitipan paspor Bupati Bintan Apri Sujadi tersebut bernama Rangga Kurnia.
Selengkapnya baca, Paspor Bupati Bintan Dititip ke Imigrasi Kelas I Tanjungpinang, Arahan Ditjen Imigrasi
• Kejadian Populer Batam: Dari Hasil Tes GeNose C19 hingga Ketua Bawaslu Bintan Diberhentikan
5. Update Corona di Tanjungpinang dan Karimun Hari Ini, Selasa 6 April 2021
Masih diawal April, data perkembangan kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Tanjungpinang terus mengalami penambahan yang signifikan.
Kali ini ada penambahan 5 pasien terkonfirmasi positif Covid-19.
Wali Kota Tanjungpinang, Rahma mengatakan, penambahan ini merupakan hasil temuan kasus baru pada Senin(5/4/2021).
"Sebagaimana hasil pemeriksaan swab dengan metode RT PCR yang dilakukan RSAL dr Midiyato S Tanjungpinang. Terdiri dari 3 laki-laki dan 2 perempuan," kata Rahma, Selasa (6/4/2021).
Selengkapnya baca, Update Corona di Tanjungpinang dan Karimun Hari Ini, Selasa 6 April 2021
• Kejadian Populer Batam : Dari Fotografer Batam Nodai Anak Bos hingga Polemik Wakil Wali Kota
BACA JUGA BERITA TERBARU TRIBUNBATAM.id di GOOGLE NEWS
Baca Berita lain tentang KEJADIAN POPULER BATAM
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/0604penggerebekan-tki-di-batam.jpg)