KEJADIAN POPULER BATAM
Kejadian Populer Batam: Mulai dari KECELAKAAN KERJA PT Marcopolo hingga Pelayaran Kapal PELNI
Tribunbatam.id akan menyajikan informasi tentang Kejadian Populer Batam sekaligus Kejadian Populer Kepri per Rabu (21/4/2021)
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Berikut ini tribunbatam.id akan menyajikan informasi tentang Kejadian Populer Batam sekaligus Kejadian Populer Kepri per Rabu (21/4/2021) antara lain:
1. KECELAKAAN KERJA DI BATAM - Karyawan Subcont PT Marcopolo Shipyard Batam Tewas Jatuh dari Tangga
Hendak turun dari atas kapal, melewati tangga yang ada di samping Kapal Corona, seorang karyawan PT Levian Cahaya Sukses (LCS), yang merupakan Subcont di PT Marcopolo Shipyard, terjatuh dan meninggal setelah tiba di rumah sakit Graha Hermine.
Kejadian laka kerja tersebut terjadi pada Senin (19/4/2021) sekitar pukul 11.30 WIB, di lokasi PT Marcopol Shipiyard Dapur 12 Sagulung.
Informasi yang dikembangkan Tribunbatam, Rabu (21/4/2021) dari Kapolsek Sagulung AKP Yusriady Yusuf, mengatakan kejadian tersebut terjadi saat karyawan yang bersangkutan hendak turun tangga.
• Kecelakaan Kerja di Batam - Disnaker Kepri Belum Terima Laporan dari PT Marcopolo Shipyard
"Menjelang istirahat siang korban bersama rekannya keluar dari lokasi pekerjaan di dalam Kapal Corona, selanjutnya korban bersama rekannya menuruni tangga yang ada di samping kapal,"kata Yusuf.
Dia mengatakan saat korban bersama rekannya menuruni tangga, korban terjatuh dan terhempas ke dalam kapal," kata Yusuf.
Selengkapnya baca, KECELAKAAN KERJA DI BATAM - Karyawan Subcont PT Marcopolo Shipyard Batam Tewas Jatuh dari Tangga
• KEJADIAN POPULER BATAM: Mulai dari KESAKSIAN Penumpang Garuda, Dokter Cabul hingga Pencurian Motor
2. 3 Hari Kecelakaan Maut di Batam Center, Status Sopir Nissan X-trail Masih Saksi
Sudah tiga hari berlalu, kecelakaan maut di Simpang Grand Niaga Mas Batam Center masih menyisakan tanya.
Mengingat, pihak kepolisian masih menjadikan status MH, sopir Nissan X-trail pelat merah nomor polisi BP 1064 C, sebagai saksi dalam kecelakan maut itu.
Padahal, pemeriksaan terhadap MH sudah dilakukan secara maraton sejak beberapa hari lalu.
“(Masih) Dalam penyelidikan,” ujar Kanit Laka Lantas Polresta Barelang, Iptu Arif, saat dikonfirmasi Tribun Batam, Rabu (21/4/2021).
Arif terkesan tak ingin gegabah menetapkan status MH dalam kasus ini.
Pihaknya akan segera mengambil tindakan jika rekaman CCTv di sekitar lokasi kejadian telah dibongkar.
“(Masih) Tunggu itunya,” ujar Arif lagi.
Diketahui, status tersangka dapat ditetapkan penyidik kepada seseorang setelah hasil penyidikan yang dilaksanakan memperoleh bukti permulaan yang cukup yaitu paling sedikit 2 (dua) jenis alat bukti.
Diberitakan sebelumnya, kasus kecelakaan maut ini terjadi pada Minggu (18/4/2021) siang.
Saat itu, di luar jam dinas, MH mengendarai mobil merek Nissan X-trail pelat merah dari arah PT Panasonic menuju arah Orchard Park Batam center.
Selengkapnya baca, 3 Hari Kecelakaan Maut di Batam Center, Status Sopir Nissan X-trail Masih Saksi
• Kejadian Populer Batam: Berita DS Dokter Cabul hingga Jadwal Terakhir Pelayaran PELNI
3. 8 Kecamatan di Batam Zona Merah, Kini 446 Pasien Dirawat
Jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit rujukan di Kota Batam terus mengalami penambahan.
Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Batam mencatat, sepanjang hari ini tercatat ada 446 orang yang dirawat dengan jumlah kasus positif Covid-19 mencapai 6.684 orang.
"Beberapa hari terakhir ada peningkatan pasien yang dirawat," ujar Ketua Bidang Kesehatan Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Didi Kusmarjadi, Rabu (21/4/2021).
Tidak hanya penambahan kasus, status Kota Batam saat ini menjadi merah.
Pasalnya, delapan dari sembilan kecamatan di mainlan Kota Batam berzona merah.
Hanya kecamatan Batuampar saja yang sampai hari ini masih ditetapkan status zona kuning.
Selengkapnya baca, 8 Kecamatan di Batam Zona Merah, Kini 446 Pasien Dirawat
• Kejadian Populer Batam: Mulai dari Keretakan Hubungan Ansar-Marlin hingga Oknum Dokter Cabul
4. Bertikai hingga Saling Lapor Polisi, Oknum Satpol PP dan 2 Warga Sagulung Akhirnya Damai
Oknum Satpol PP Batam, Ricky dan dua orang warga, Bonar dan Sibarani akhirnya sepakat mengakhiri pertikaiannya di Mapolsek Sagulung, Batam, Rabu (21/04/2021) dini hari.
Ketiga pemuda itu sepakat untuk tidak melanjutkan dugaan pengerusakan dan penganiayaan yang terjadi di simpang Tembesi Sayur, Sagulung, Selasa (20/04/2021) malam.
Langkah kesepakatan berdamai ditempuh kedua belah pihak setelah beberapa jam menjalani pemeriksaan di unit Reskrim Polsek Sagulung.
"Mereka sudah sepakat berdamai, kasusnya tidak dilanjut. Dua warga mengganti kerugian kaca mobip yang dipecahkan," ujar Kapolsek Sagulung, AKP Yusriadi Yusuf saat dihubungi, Rabu (21/4/2021) siang.
Kapolsek menyebutkan kesepakatan untuk berdamai diambil kedua pihak setelah berpikir panjang.
"Kalau sudah sepakat damai, kasusnya pun ditutup," ucapnya.
Sebelumnya mobil Toyota Avanza bernopol BP 1749FC milik Ricky tampak rusak, kaca mobil bagian depan sebelah kiri terlihat hancur.
Selengkapnya baca, Bertikai hingga Saling Lapor Polisi, Oknum Satpol PP dan 2 Warga Sagulung Akhirnya Damai
• Kejadian Populer Batam: Dari Isu KLB di Internal PKB hingga Rudi Terseret Tudingan Minta Jatah
5. Kadinkes Batam Bantah Vaksin Covid-19 Sebabkan Pembengkakan Jantung
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam Didi Kusmarjadi menyebutkan, pembengkakan jantung yang dialami salah sorang guru di daerah Batuaji tidak ada hubungannya dengan pemberian vaksin kepada tenaga pengajar beberapa waktu lalu.
Didi mengatakan, guru tersebut memiliki riwayat penyakit dan sudah punya pembengkakan jantung. Hanya saja kemungkinan tidak bergejala.
"Tak ada hubungan dengan vaksin. Kemungkinan gak bergejala atau saat ditanya tidak jujur atau tidak tau kalau yang bersangkutan punya sakit," ujarnya saat menanggapi keluhan saudara guru tersebut di media sosial, Rabu (21/4/2021).
Menurut Didi, proses pemberian vaksin ini sangat ketat.
Di mana tiap penerima vaksin akan dicek kesehatannya terlebih dahulu.
Bagi yang mempunyai gejala penyakit atau memiliki penyakit tidak akan diperbolehkan untuk disuntik vaksin Covid-19.
"Skrining kita kan berdasarkan format STDR kementrian, cek tensi, nadi dan suhu," kata Kepala Dinas Kesehatan Batam itu.
Ditambahnya, pembengkakan jantung ini baru diketahui setelah yang bersangkutan masuk rumah sakit dan mengecek kesehatannya.
Saat itulah baru diketahui ada pembengkakan dan jantungnya besar.
Selengkapnya baca, Kadinkes Batam Bantah Vaksin Covid-19 Sebabkan Pembengkakan Jantung
• Kejadian Populer Batam: Dari Dua Anggota Keluarga TNI Disekap hingga Update Corona
6. CATAT! Jelang Lebaran, Kapal Pelni Terakhir Berlayar dari Batam 5 Mei 2021
Larangan mudik yang dicanangkan oleh pemerintah pusat bagi seluruh masyarakat Indonesia tinggal 2 pekan lagi. Sesuai jadwal yang ditetapkan yakni pada 6 hingga 17 Mei 2021.
Kendati demikian beberapa Kapal Pelni akan tetap beroperasi dan melayani penumpang hingga 5 Mei 2021.
Salah satunya yakni KM Kelud yang dipastikan akan melayani penumpang umum hingga 5 Mei 2021 saja.
“Kapal Motor Kelud terakhir melayani penumpang ke Batam pada Rabu, 5 Mei 2021, dan di hari yang sama KM kelud akan di berangkatkan dari Batam ke Jakarta dalam keadaan tanpa penumpang umum,” kata Kepala Operasional PT Pelni Cabang Batam, Adam saat ditemui TRIBUNBATAM.id di Dermaga Selatan Batu Ampar, Rabu, (21/4/2021).
Selama pelarangan mudik 2021 KM Kelud akan tetap beroperasi namun tidak melayani penumpang hanya mengangkut logistik dan juga perjalanan dinas tertentu seperti Badan Usaha Milik Negara (BUMN), TNI, Polri serta pegawai biasa yang harus di lengkapi dengan surat tugas di sertai dengan tanda tangan dan cap basah dari pimpinan dan ini tidak berlaku untuk masyarakat umum.
KM Kelud hingga hari ini masih beroperasi seperti biasa, dan hari ini kembali tiba dan sandar dengan selamat di Pelabuhan Batu Ampar pada pukul 10.35 WIB.
Selengkapnya baca, CATAT! Jelang Lebaran, Kapal Pelni Terakhir Berlayar dari Batam 5 Mei 2021
BACA JUGA BERITA TERBARU TRIBUNBATAM.id di GOOGLE NEWS
Baca Juga Berita lain tentang KEJADIAN POPULER BATAM
Baca Juga Berita lain tentang BERITA BATAM
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/kejadian-populer-batamleo.jpg)