Breaking News:

Apa Beda Metode Hisab dan Rukyatul Hilal untuk Tentukan 1 Syawal Idul Fitri 2021?

Apa Beda Metode Hisab dan Rukyatul Hilal untuk Tentukan Idul Fitri 2021?

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
ISBAT - Apa Beda Metode Hisab dan Rukyatul Hilal untuk Tentukan Idul Fitri 2021? FOTO: Anggota tim Rukyatul Hilal memantau hilal penetapan jadwal puasa 2018 di Masjid Al Musari'in, Basmol, Jakarta, Selasa (15/5/2018). Kementerian Agama menggelar pemantauan hilal (rukyatul hilal) untuk penetapan 1 Ramadan 1439 H di 95 titik pemantauan yang tersebar di 32 provinsi guna menetukan rukyatul hilal dan data hisab posisi hilal untuk dimusyawarahkan dalam sidang isbat 

TRIBUNBATAM.id - Ada 2 metode yang digunakan untuk menentukan Hari Raya Idul Fitri yang jatuh pada 1 Syawal.

Kedua metode itu yakni Rukyatul Hilal dan Hisab.

Dua metode itu juga digunakan untuk menentukan 1 Ramadhan atau awal puasa.

Kedua metode ini lahir dari kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam bidang astronomi.

Dengan kedua metode tersebut, pemerintah bisa menetapkan tanggal pasti jatuhnya 1 Syawal melalui pergerakan bulan.

Kedua cara ini sudah tertuang pada Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 2 Tahun 2004 dan UU Nomor 3 Pasal 25 A.

Meski sama-sama berpatokan pada sains atau ilmu terapan yang berbasis astronomi, kedua metode memiliki perbedaan dalam menentukan hilal.

Apa beda metode Rukyatul dan Hisab? Simak penjelasannya yang dirangkum dari Tribunnews.com berikut ini:

Rukyatul Hilal

Rukyatul hilal secara harfiah artinya melihat bulan secara langsung melalui alat bantu seperti teropong.

Aktivitas pengamatan ini berfokus pada visibilitas hilal atau bulan sabit muda saat matahari terbenam sebagai tanda pergantian bulan pada kalender Hijriah.

Petugas Lembaga Falakiyah Pondok Pesantren Al-Hidayah memantau hilal penetapan awal puasa 2020 di Masjid Al Musari'in, Jakarta, Kamis (23/4/2020). Pemantauan hilal tersebut untuk menetapkan tanggal 1 Ramadhan 1441 H. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Petugas Lembaga Falakiyah Pondok Pesantren Al-Hidayah memantau hilal penetapan awal puasa 2020 di Masjid Al Musari'in, Jakarta, Kamis (23/4/2020). Pemantauan hilal tersebut untuk menetapkan tanggal 1 Ramadhan 1441 H. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)
Halaman
1234
Editor: Widi Wahyuning Tyas
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved