Breaking News:

Berzina Dengan Wanita Hamil, Remaja 16 Tahun Rela Jadi Ayah Sambung, Kini Masuk Penjara

Saat itu dirinya melakukan hubungan badan dan seminggu kemudian korban hamil. "Dia bilang saya yang buat dia hamil.

Penulis: Eko Setiawan | Editor: Eko Setiawan
TRIBUNBATAM.id/ Eko Setiawan
R Pelaku pencabulan yang diperiksa polisi di Polresta Barelang. Kini dia dilaporkan oleh orangtua istrinya sendiri 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Anak di bawah umur ditangkap polisi karena dilaporkan oleh mertuanya atas tuduhan pencabulan.

Pelaku berinisial R (16) saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Unit Perlindungan Perempuan dan anak (PPA) Polresta Barelang.

Sementra itu korban berinisial R (17) sedang hamil 7 bulan. Dalam hamil besar dirinya harus menerima sang suami dipenjara karena dilaporkan oleh orangtuanya sendiri.

Baca juga: Polisi Selidiki Pelaku Lain, Kasus Pencabulan Anak di Tanjungpinang, Ini Kata Kapolres

Baca juga: Lurah Tanjungpinang Kota Menyesal, Ngaku Ingin Tobat, Kena Kasus Pencabulan

Baca juga: Wali Kota Tanjungpinang Kaget, Ada Oknum Lurah Terseret Kasus Pencabulan, Ini Katanya

Kejadian ini bermula ketika R dan P menjalin hubungan terlarang di akhir tahun lalu. Menurut pengakuan pelaku dirinya tidak mengatahui kalau P sedang hamil.

Saat itu dirinya melakukan hubungan badan dan seminggu kemudian korban hamil. "Dia bilang saya yang buat dia hamil.

Makanya saya nikahi. Sebelum nikah siri, saya sudah dua kali lakukan hubungan badan," sebut R yang ditemui TRIBUNBATAM.id di Polreta Barelang.

Namun lama kelamaan, pelaku mengetahui kalau bukan dirinya yang menghamili P.

Ilustrasi
Ilustrasi (Tribunnews.com)

Kendati demikian dirinya siap untuk menjadi ayah sambung bagi anak yang ada di dalam kandungan tersebut.

"Katanya itu anak pria lain. Dia sudah hamil saat saya berhubungan dengan dia. Awalnya saya tidak tahu karena perutnya masih kecil," sebutnya bercerita.

Masuk usia tiga bulan kehamilan, pelaku menikahi korban secara sirih. Namun karena tidak bekerja dan tidak bisa menafkahi istrinya, kini pelaku malah dilaporkan oleh mertuanya ke Polisi.

"Saya tidak bekerja, makanya saya tidak kasih nafkah dia," sebutnya.

Sementara itu, P wanita yang sedang hamil besar ini mengaku kalau yang menghamilinya adalah pria berinisial O yang saat ini sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polresta Barelang.

Dirinya berhubungan badan pada akhir tahun lalu tepatnya di bulan Desember.

"Saat itu saya hami dengan dia. Kemudian saya dinikahi sama si R," sebutnya.

Baca juga: Ramai Kritik Nagita Slavina Jadi Duta PON XX Papua, Arie Kriting Tawarkan Solusi

Baca juga: CPNS Polri 2021: Polda Kepri Buka 9 Formasi, Paling Banyak Tenaga Teknis

Tanpa banyak kata, wanita ini hanya bisa menerima nasib yang dialaminya. Apalagi sang suami yang sudah menikahinya secara siri.

Sementara itu, Wakasat Reskrim Polresta Barelang AKP Juwita Oktaviani mengungkapkan sejauh ini pelaku ditangkap karena atas laporan orangtua korban.

Memang korban dinikahi oleh pelaku. Hanya saja orang tua korban membuat laporan lantaran selama ini anaknya tidak dinafkahi. "Makanya dia dilaporkan orangtuanya. Ditambah lagi mereka berhubungan badan sebelum menikah. Itu dilakukan selama dua kali," sebut Juwita.

Mirisnya lagi, ternyata korban tidak hanya sekali membuat laporan terkait pencabulan. Sebelumnya korban juga membuat laporan berbeda di Polsek Nongsa.

Saat itu korban dicabuli oleh seorang pria dan sekarang sudah ditahan polisi. "Dia pernah juga jadi korban pencabulan seorang pria. Tapi yang awal itu dia tidak hamil," tegas Dea.(KOE) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved