Selasa, 21 April 2026

Lurah Tanjungpinang Kota Tersangka Kasus Asusila Bakal Dipecat, BKPSDM Datangi Mapolres

Pemko Tanjungpinang melalui BKPSDM Tanjungpinang mendatangi Polres Tanjungpinang untuk meminta surat penahanan Lurah Tanjungpinang Kota.

tribunbatam.id/Noven Simanjuntak
EKSPOS POLRES TANJUNGPINANG - Polres Tanjungpinang menggelar konferensi pers kasus tindak pidana pencurian di Mapolres Tanjungpinang, Sabtu (29/5/2021). 

Saat itu korban bercerita kepadanya, bahwa baru saja dapat tindakan asusila dari RZ (31), guru agama di sekolah kepada Oknum Lurah, Erwan.

Setelah mendengar cerita itu, bukannya melapor kepada petugas yang berwajib dan menenangkan ponakannya, Erwan malah menggerayangi korban.

Usai melakukan aksi bejatnya itu, Erwan meminta untuk tidak memberi tahu kepada keluarga.

Sosok Lurah Tanjungpinang Kota di Mata Warga

Sebelumnya diberitakan, kasus tindak pidana pencabulan anak di bawah umur yang menyeret oknum Lurah Tanjungpinang Kota ER (40) kini tengah di dalami oleh Polres Kota Tanjungpinang.

Lantas, sebenarnya seperti apa selama ini ER dikenal di kalangan perangkat RT dan RW?

Berdasarkan pengakuan RT maupun RW yang berhasil dihimpun Tribunbatam.id Minggu, (30/5/2021) siang, ternyata, sosok oknum Lurah Tanjungpinang Kota yang diusulkan oleh RT dan RW tersebut, terkenal baik dan ramah.

Hal itu disampaikan langsung oleh Ketua RW 06, Djuamin yang merupakan salah satu pengusul untuk dilantiknya ER (40) sebagai Lurah Tanjungpinang Kota kala itu.

Di hadapan awak media ini, Djuamin tampak terkejut, seolah tak menyangka disertai rasa kecewa yang terlihat dari raut wajah dan nada bicaranya.

"Sangat terkejut dan tidak menyangka saya padahal hubungan dengan masyarakat juga baik," ungkapnya.

Djuamin juga mengemukakan, kinerja ER selama menjabat sebagai lurah terbilang cukup bagus.

Sebagai salah satu tokoh yang ikut serta mengusulkan ER (40) sebagai Lurah, dirinya mengungkapkan alasan tersebut kerena ER (40) sudah banyak mengenal masyarakat di wilayah tersebut.

"Kinerjanya itu okelah, kita jangan menilai dia satu sisi aja. Itu mengapa kami usulkan dari pada orang baru lagi mulai lagi dari nol," jelasnya.

Ditanya apakah ada nama lain yang akan diusulkan ke Pemko sebagai Lurah pilihan RT/RW dan masyarakat ?

"Ga ada, siapa pun yang ditunjuk oleh Pemko kami terima," katanya.

Sementara itu, rasa kekecewaan yang sama juga tampak dari Ketua RT 02, Susiana.

Kepada Tribunbatam.id, Ia terkejut dan tak menyangka pemimpin di wilayah kinerjanya terseret kasus pidana perbuatan asusila terhadap anak di bawah umur.

"Saya juga terkejut, sama sekali tidak terfikir akan jadi seperti ini. Tapi namanya juga manusia. Tapi untuk kinerja lurah tersebut bagus,

Kami pilih dia karena melihat kinerjanya baik dan peduli kepada masyarakat, tapi dengan kasus menimpanya kami perihatin dan kecewa," jelas Susiana.

Susiana berharap, kedepannya tidak ada lagi kasus-kasus serupa yang menimpa oknum Lurah dan lainnya.(TribunBatam.id/Noven Simanjuntak/Endra Kaputra)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Tanjungpinang

Sumber: Tribun Batam
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved