Breaking News:

BERITA SINGAPURA

Covid-19 Varian Delta India Terdeteksi di Singapura, Disebut Lebih Mudah Menular

Varian delta diketahui lebih mudah menular dari satu orang ke orang lainnya. Varian itu juga diduga menjadi penyebab ledakan kasus Covid-19 di India. 

Editor: Lia Sisvita Dinatri
fernando zhiminaicela/Pixabay
Ilustrasi 

Jubir Kemenkes itu juga menyebut varian Delta terdeteksi melalui pengurutan genom virus.

Pendeteksian itu dilakukan oleh Laboratorium Kesehatan Masyarakat Nasional di Pusat Nasional untuk Penyakit Menular.

Urutan genom mengacu pada teknik yang digunakan otoritas kesehatan publik Singapura dan para peneliti untuk "membaca" urutan genetik patogen.

Sementara itu kode genetik patogen penyebab Covid-19 sebagian besar sama, dan untuk varian akan menunjukkan sedikit perbedaan dalam kode genetiknya.

Karena urutan ini unik untuk tiap varian, teknik mengurutkan genom memungkinkan pihak berwenang dan ilmuwan mengidentifikasinya.

Direktur Laboratorium Kesehatan Masyarakat Nasional Singapura, Raymond Lin mengatakan upaya pengurutan itu difokuskan untuk membantu menjelaskan rantai penularan.

"Dengan pemahaman itu, kita mencoba untuk menghentikan atau mengurangi transmisi," katanya.

Direktur eksekutif Lembaga Sains Teknologi Sebastian Maurer-Stroth, dan Institut Penelitian Bioinformatik menyebut gelombang tinggi varian Delta akan terjadi di Singapura

"Ada satu klaster besar dari varian Delta lokal, dan banyak pengunjung wilayah membawa varian Delta, sehingga frekuensi (penularan) relatif tinggi di Singapura," katanya. 

Misalnya, sebanyak 10 kasus Covid-19 varian Delta dilaporkan di Singapura pada 4 Mei, lima di antaranya dari klaster RS TTSH. 

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved