PENANGANAN COVID
BPJS Kesehatan Warga Batam Ditolak RS Keluhkan Efek Vaksin Covid-19
Seorang warga Kecamatan Batam Kota mengalami demam hingga tubuh sebelah kanan tak bisa digerakkan diduga setelah mendapat vaksin covid-19.
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Apa yang dialami Nani, Warga Batam salah satu perumahan di Kecamatan Batam Kota sungguh miris.
Wanita itu ditolak oleh salah satu rumah sakit setelah kondisi tubuhnya dirasa janggal diduga setelah mendapat vaksin covid-19.
Kondisi Nani pun viral di medsos setelah diunggah oleh akun Abdul Rasyid Sipahutar melalui laman Facebook miliknya.
Abdul yang merupakan perwakilan pihak keluarga yang dikonfirmasi menduga kuat kondisi demam yang dialami Nanti hingga bagian tubuh sebelah kanan tak bisa digerakkan karena efek vaksin covid-19.

Pihak keluarga mengakui jika Nani merupakan salah satu penerima vaksin corona yang digelar di fasilitas umum tempat tinggal mereka, Kamis (17/6) sekira pukul 4 sore.
Efek vaksin covid-19 yang dialami Nani itu, diketahui baru ia rasakan sekira pukul 21.39 WIB.
Pihak keluarga ketika itu memberikan Paracetamol, air kelapa muda, hingga susu beruang dengan harapan demam yang dialami Nani hilang.
Pihak keluarga kemudian mencoba menghubungi contact tenaga kesehatan yang tertera di kartu vaksinasi.
Dari sana, dokter menyarankan agar segera dibawa ke Rumah Sakit.
Nani menuju Rumah Sakit swasta yang berlokasi di Kecamatan Batam Kota pada Minggu (20/6) malam.
Baca juga: Vaksinasi Corona di Batam, Pekerja Industri Mengeluh Habis Vaksin Langsung Kerja
Baca juga: Rencana Urus Dokumen Wajib Surat Vaksin Corona Diprotes Warga, Jangan Dipersulit
Sayangnya , hal tersebut diurungkan oleh pihak keluarga karena pihak rumah sakit menolak BPJS Nani.
Pihak rumah sakit beralasan, biaya perawatan paska vaksinasi covid-19 tak dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan.
Nani akhirnya dibawa pulang oleh keluarga setelah sempat mendapat perawatan singkat dengan total biaya Rp 462.300.
Saat ini, Nani telah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Awal Bros (RSAB) Batam, dikarenakan kondisi Nani menunjukkan gejala sakit kepala kembali pada pagi hari.
Kepala Dinas Kesehatan atau Kadinkes Batam, Didi Kusmarjadi berang mendapati informasi adanya keluhan warga yang ditolak salah satu rumah sakit saat berobat akibat merasakan efek samping dari vaksin.