Jumat, 17 April 2026

BATAM TERKINI

Sekali Datang 7 Pasien Butuh Ruang ICU, Pasien Terpaksa Antre Masuk IGD RSBP Batam

Pasien covid-19 butuh ruangan ICU di RSBP Batam mengalami lonjakan cukup signifikan sehingga terpaksa antre saat akan memasuki ruangan IGD rumah sakit

Penulis: Beres Lumbantobing |
TRIBUNBATAM.id/BERES LUMBANTOBING
Pasien tampak mengantri di halaman pintu masuk di IGD RSBP Sekupang, malam hari. 

Pemko Minta Bantuan Nakes dan Tenda

Sementara itu, mengingat rumah sakit rujukan pasien positif Covid-19 telah penuh, Pemerintah Kota (Pemko) Batam meminta agar Pemerintah Provinsi Kepri dapat segera merealisasikan bantuan tenaga kesehatan (nakes).

Bantuan nakes ini diperlukan karena adanya ledakan pasien yang masuk secara bersamaan ke IGD RSBP Batam, Selasa (29/6/202) malam kemarin.

"Sudah dapat laporan ledakan pasien di RSBP tadi malam. Dan ini makanya kita kembali menyurati Pemprov mengenai tambahan nakes untuk Batam," ujar Wali Kota Batam, Muhammad Rudi ditemui di Kantor Pemko Batam, Rabu (30/6/2021).

Diakuinya setelah Asrama Haji, pihaknya juga akan membuka Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Tanjung Uncang, yang memiliki daya tampung 180 pasien dengan kategori bergejala. Apabila lonjakan pasien ini masih terjadi.

"Pasien OTG di sana akan kita fasilitasi untuk pindah ke rusun," tutur Rudi.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan, Didi Kusmarjadi juga meminta agar Pemprov Kepri dapat memberikan bantuan tenda darurat yang akan digunakan di bagian IGD tiga rumah sakit rujukan.

Baca juga: 5 Pegawai Bapelkes Batam Kena Covid-19

"Kita sudah minta bantuan tenda buat di IGD RS ke Provinsi. Aku minta buat RS Awal Bros, RSUD Embung Fatimah, dan RS BP Batam," katanya.

Diakuinya bantuan tenda ini akan difungsikan menampung dan menyortir pasien, sehingga tidak ada penolakan dengan alasan penuh.

Namun tambahan nakes dan alat kesehatan dari Provinsi Kepri, juga diminta agar dapat segera direalisasikan.

"Kita sudah surati provinsi juga untuk minta tenaga dan lainnya agar Bapelkes kita dijadikan RS darurat," katanya.

Mengenai pemanfaatan RSKI Galang, Didi menuturkan pihaknya telah mengeluarkan instruksi agar merelokasi pasien Covid-19 yang bergejala ringan dari RSUD Embung Fatimah dan RS BP batam ke RSKI Galang.

"Siang ini para pasien yang dimaksud akan segera diantar ke RSKI Galang. Jadi apabila besok atau malam nanti, ada pasien bergejala, bisa ditampung di dua rumah sakit itu," katanya. (TRIBUNBATAM.id/ Beres Lumbantobing/Roma Uly Sianturi)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

*Berita lainnya tentang BATAM

Sumber: Tribun Batam
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved