Breaking News:

KORUPSI PDAM TIRTA KARIMUN

Sidang Korupsi PDAM Tirta Karimun, Terdakwa Sebut Aliran Dana ke DPRD Karimun

Sidang lanjutan kasus dugaan korupsi retribusi PDAM Tirta Karimun rencananya kembali digelar Selasa (13/7).

Penulis: Yeni Hartati | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Yeni Hartati
Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksanaan Negeri Karimun atau Kasipidsus Kejari Karimun, Tiyan Andesta, Kamis (8/7/2021). 

Dan diketahui dewan pengawas, namun terdakwa tidak menyebutkan nominal angkanya," ungkapnya.

Baca juga: Kelanjutan Kasus Dugaan Korupsi PDAM Karimun, Kejari Masih Tunggu Penghitungan Kerugian Negara

Baca juga: Periksa 13 Saksi, Kejari Karimun Naikkan Status Penyidikan Dugaan Korupsi Retribusi PDAM Karimun

Ia menambahkan, terdapat hutang yang belum dibayar PDAM Tirta Karimun saat kepimpinan mereka.

Seperti gaji karyawan yang belum terbayar, iuran BPJS dan pengeluaran tanpa bukti pendukung.

Kedua terdakwa tidak dapat memenuhi unsur pembuktian terbalik bahwa telah menyetorkan uang kepada pihak ketiga yang dimaksud.

"Bisa jadi justice collaborator. Istilahnya sepanjang dia bisa membuktikan memang diberikan ke pihak-pihak ketiga itu.

Ada buktinya, bisa ditindaklanjuti.

Tapi kalau tidak ada bukti yang mengarah kepada orang yang bersangkutan bisa komentar juga.

Mungkin secara moral dia salah, tapi secara hukum belum tentu salah karena bukti tak ada.

Karena pengungkapan kasus korupsi itu by data," jelasnya.

Sementara dari sejumlah pengeluaran anggaran, didapati tanpa adanya bukti dukung yang kuat.

Kasus dugaan korupsi mantan Dirut PDAM Tirta Karimun Indra Santo dan Kepala Bagian Keuangan PDAM Tirta Karimun, Joni Setiawan segera disidang di Pengadilan.
Kasus dugaan korupsi mantan Dirut PDAM Tirta Karimun Indra Santo dan Kepala Bagian Keuangan PDAM Tirta Karimun, Joni Setiawan segera disidang di Pengadilan. (tribunbatam.id/istimewa)

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved