Senin, 27 April 2026

Enam Nelayan Bintan Ditangkap Polisi Malaysia saat Melaut, KNTI Surati Sekda Bintan

Jumlah nelayan Bintan yang ditangkap aparat keamanan Malaysia saat melaut kini menjadi enam orang. KNTI berkirim surat ke Sekda Bintan terkait hal ini

Penulis: Alfandi Simamora | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Alfandi Simamora
Enam Nelayan Bintan Ditangkap Polisi Malaysia saat Melaut, KNTI Surati Sekda Bintan. Foto sampan nelayan ditambat di perairan Trikora Desa Malang Rapat, Kabupaten Bintan, belum lama ini 

Penjemputan delapan nelayan tersebut menggunakan KN Dana-323.

Delapan nelayan Indonesia tersebut sebelumnya ditangkap Tentera Laut Deraja Malaysia (TLDM) saat mencari ikan masuk perairan Malaysia.

Mereka di antaranya Muhammad Daud, Erizal, Endi, Arifin, Acuk Rasyid, Junaidi, Irwanto dan Nafrizal.

Kasus serupa sebelumnya juga ditangani Bakamla RI pada minggu ketiga April 2021.

Kepala Bidang Operasi Zona Maritim Barat Kolonel Bakamla Djoko Wahyu Utomo mengatakan bahwa dengan mengedepankan kerja sama dan hubungan baik antara Indonesia dan Malaysia dan koordinasi yang baik antara Bakamla RI dan APMM.

Dari sana disepakati bahwa kapal ikan dengan nama lambung KM Pesona Mandiri 3 beserta 8 ABK dapat dibebaskan dari segala tuntutan.

Wahyu mengatakan proses penjemputan dimulai pukul 12.00 WIB, saat KN Pulau Dana-323 yang dipimpin Letkol Bakamla Hananto Widhi bertolak dari Pelabuhan Batu Ampar menuju titik Rendezvous (RV) pukul 01.00 waktu setempat di perairan perbatasan Indonesia-Malaysia sebelah selatan dari Tanjung Setapa Malaysia pada koordinat 1° 17,63’N – 104° 7,5’E.

Tepat Pukul 13.45 waktu setempat, KN Pulau Dana-323 tiba di titik temu di perairan perbatasan Indonesia-Malaysia sebelah Selatan Tanjung Setapa Malaysia.

Tidak menunggu lama, kapal Maritim Malaysia Petir-1211 tiba dan proses serah terima langsung dilaksanakan di atas KN Pulau Dana-323.

Dengan prosesi penandatangan berkas serah terima nelayan yang ditandatangani oleh Pengarah Zon Maritim Kepten (M) Mohd Sulhan B Zainon dan Kepala Bidang Operasi Zona Maritim Barat Kolonel Bakamla Djoko Wahyu Utomo disaksikan oleh perwakilan dari PSDKP Batam Zulfirman dan Robiyatno.

Perwakilan Imigrasi Batam Dani Wiharya, perwakilan dari Dinas Perikanan Batam Teguh MS dan Witono.

"Besar harapan kedepan kerja sama Bakamla RI dan APMM menjadi lebih erat," ujarnya.

Sementara itu Pengarah Zon Maritim Kepten (M) Mohd Sulhan mengatakan, ini bukan kali pertama paling tidak kita punya kerja sama yang sudah terjalin lama, sering ada permasalahan di perbatasan dapat saling toleransi.

Para nelayan yang ditangkap oleh Navy Malaysia dan diserahkan kepada APMM Sulhan mengatakan, pihaknya memberikan upaya yang terbaik untuk pembebasan nelayan tersebut sehingga hari ini dapat di serahkan kepada Bakamla.

"Pengarah Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) Laksma Nurul Hizam bin Zakaria menyampaikan titip salam hormat kepada Kepala Kantor Kamla Zona Maritim Barat Laksma Bakamla Hadi Pranoto," ujar Sulhan.

Delapan nelayan tersebut langsung menjalankan Rapid Tes Swab Antigen Covid-19,guna memastikan kondisi mereka sehat sebelum masuk Indonesia.(TribuBatam.id/Alfandi Simamora)

Baca Juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Bintan

Sumber: Tribun Batam
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved