Breaking News:

48 Orang Gagal Masuk Batam dari Pelabuhan ASDP Gegara Hasil Tes Antigen Positif Covid

Koordinator Kimia Farma Pelayanan Rapid Test Antigen di Pelabuhan Roro ASDP Tanjunguban menyebut, ada 48 orang positif covid-19 dari hasil tes antigen

Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Alfandi Simamora
48 Orang Gagal Masuk Batam dari Pelabuhan ASDP Gegara Hasil Tes Antigen Positif Covid. Foto calon penumpang sedang menunggu hasil rapid test antigen di Pelabuhan Roro ASDP Tanjunguban Bintan, Rabu (21/7/2021) 

BINTAN, TRIBUNBINTAN.com - Langkah 48 calon penumpang di Pelabuhan Roro ASDP Tanjunguban, Kabupaten Bintan terhenti.

Mereka tak bisa melanjutkan perjalanannya lewat jalur laut ke Batam.

Tidak hanya itu, kemungkinan besar mereka juga diminta menjalani isolasi di tempat yang ditentukan gegara positif covid-19 dari hasil rapid test antigen.

48 orang ini merupakan data kumulatif calon penumpang yang hendak menyeberang ke Batam dari tanggal 12-21 Juli 2021 lewat Pelabuhan Roro ASDP Tanjunguban.

Diketahui, salah satu syarat bepergian ke luar daerah di masa pandemi covid-19 saat ini, yakni menunjukkan surat hasil rapid test antigen yang menyatakan negatif covid-19.  

Suasana saat calon penumpang menjalani rapid test antigen di Pelabuhan Roro ASDP Tanjunguban, belum lama ini
Suasana saat calon penumpang menjalani rapid test antigen di Pelabuhan Roro ASDP Tanjunguban, belum lama ini (tribunbatam.id/Alfandi Simamora)

Jika tak membawa surat hasil tes itu, jangan khawatir. Sebab di beberapa pelabuhan juga menyediakan layanan rapid test antigen di tempat.

Seperti layanan yang disediakan Kimia Farma di lokasi Pelabuhan Roro ASDP Tanjunguban.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan petugas, setidaknya ada 48 calon penumpang positif covid-19.

Alhasil mereka harus dipisahkan dari calon penumpang lainnya untuk menghindari penyebaran covid-19.

Hal ini disampaikan Koordinator Kimia Farma Pelayanan Rapid Test Antigen di Pelabuhan Roro ASDP Tanjunguban, Sisi Siliana.

"Selama pelaksanaan PPKM dari 12-21 Juli kemarin, calon penumpang yang hasil rapid test antigen positif Covid-19 ada sebanyak 48 orang," kata Sisi, Jumat (23/7/2021).

Baca juga: Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang Hanya Layani 2 Tujuan Sejak PPKM Darurat

Baca juga: Calon Penumpang Keluhkan Biaya Rapid Test Antigen di Pelabuhan Roro ASDP Tanjunguban

Sisi melanjutkan, setelah 48 calon penumpang itu dipisah dari penumpang lainnya, pihaknya langsung berkoordinasi dengan pihak KKP di Pelabuhan. Kemudian KKP yang akan menindaklanjuti ke pihak Puskesmas untuk penanganan selanjutnya.

"Jadi jika ada yang positif antigen kita pisah, setelah itu melaporkan kepada pihak KKP untuk tindakan selanjutnya," ucapnya.

Sementara itu, seorang petugas Satgas Covid-19 Provinsi Kepri di lokasi, Arwan Kasri menyebutkan, sesuai surat edaran Gubernur Povinsi Kepri dalam penerapan PPKM, calon penumpang yang hendak menyeberang ke Batam harus dapat menunjukkan hasil rapid test antigen negatif dan kartu sudah melaksanakan vaksin Covid-19.

"Jika tidak bisa menunjukkan keduanya akan kita suruh pulang," kata Arwan yang juga Kepala UPT Wilayah III Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan Dishub Provinsi Kepri.

Anwar menyebutkan, untuk pengecekan yang dilakukan petugas di lokasi menyesuaikan jam operasional Pelabuhan Roro ASDP Tanjunguban. Yakni mulai pukul 08:00 Wib-19.00 Wib.

"Jadi satu jam sebelum pelayanan pelabuhan dibuka, kita sudah di sini," terangnya.

Anwar menambahkan, bagi calon penumpang yang tidak bisa menunjukkan rapid test antigen, bisa rapid test antigen di lokasi pelabuhan yang sudah disediakan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved