Breaking News:

Firli Cs Tolak Rekomendasi Ombudsman, Benny Curiga KPK Bekerja Bagi Kepentingan Invisible Power

Anggota DPR RI dari Partai Demokrat itu meragukan komitmen Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di bawah komando Firli Bahuri.

Editor: Anne Maria
TRIBUN/DANY PERMANA
Firli Cs Tolak Rekomendasi Ombudsman, Benny Curiga KPK Bekerja Bagi Kepentingan Invisible Power. FOTO: Benny K Harman 

TRIBUNBATAM.id, BATAM- Firli Cs menolak rekomendasi Ombudsman.

Benny K Harman curiga KPK bekerja bagi kepentingan Invisible Power.

Anggota DPR RI dari Partai Demokrat itu meragukan komitmen Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di bawah komando Firli Bahuri.

Ia menilai KPK saat ini tidak benar-benar punya tujuan untuk memberantas korupsi di Indonesia.

Hal ini berkaca kepada sikap ngotot para pimpinan KPK yang menolak saran dari Ombudsman terkait polemik Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

Seperti diketahui, polemik TWK itu telah menyebabkan sejumlah penyidik senior dan pegawai berprestasi di KPK tersingkir.

Benny meminta sebaiknya Presiden Joko Widodo turun tangan turut membenahi apa yang terjadi di lembaga antirasuah itu.

Terlebih, Benny mempertanyakan tentang dugaan bahwa KPK di bawah pimpinan Firli bekerja untuk kekuatan tertentu.

"Sebaiknya Presiden Jokowi turun tangan, KPK sepertinya menjalankan mission bukan untuk memberantas korupsi, adakah KPK bekerja untuk kepentingan “invisible power” tertentu.? Tempo harus melacaknya, untuk kepentingan rakyat, bangsa dan negara," tulis Benny K Harman di Twitter pribadinya, Sabtu (7/8/2021)

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan menolak tindakan korektif yang disarankan Ombudsman RI terkait dugaan maladimistrasi pelaksanaan tes wawasan kebangsaan (TWK).

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved