JADWAL KAPAL
PPKM Level IV, Jadwal Kapal Ferry Pelabuhan SBP Tanjungpinang Tujuan Batam Masih 3 Trip
Selain jadwal kapal ferry tujuan Batam saat PPKM Level IV, hanya satu jadwal speedboat di Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang.
Penulis: Novenri Halomoan Simanjuntak | Editor: Septyan Mulia Rohman
TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Jadwal Kapal Ferry Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) tujuan Pelabuhan Telaga Punggur Batam di masa terakhir PPKM Level IV Tanjungpinang masih bertahan di 3 trip pelayaran.
Selain pukul 10.30 WIB, terdapat dua Jadwal Kapal Ferry lainnya tujuan Batam dengan waktu keberangkatan pukul 14.00 WIB dan 17.30 WIB.
Selain Jadwal Kapal Ferry itu, tersisa jadwal speedboat tujuan Pulau Galang dan Moro, Kabupaten Karimun yang dijadwalkan berangat dari Pelabuhan Sri Bintan Pura pada pukul 13.00 WIB.
Tidak ada pelayaran kapal tujuan Anambas, Lingga apalagi tujuan Dumai, Provinsi Kepri.
"Selain Jadwal Kapal Ferry rutin, kami hanya menerima satu jadwal pelayaran speedboat.

Kalau situasi penumpang masih seperti sebelumnya berkurang sekira 70-80 persen," kata petugas Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan atau KSOP Tanjungpinang, Marta Wilaya, Senin (9/8/2021).
CURHATAN Agen Kapal
Perpanjangan pemberlakuan PPKM level 4 di Kota Batam masih berimbas pada pengurangan pelayaran kapal di pelabuhan Ferry Domestik Sekupang, Batam, Rabu (4/8/2021).
Sejumlah kapal tepaksa diberhentikan keagenan perusahaan kapal lantaran minimnya jumlah penumpang kapal.
“Minyak tak tertutup kalau kapal tetap dijalankan, terpaksa trip kita kurangi. Kalau tidak, bisa rugi,” ujar Humas pelayaran kapal grup Dumai Express, Asmadi, Rabu (4/8/2021).
Kata dia, perpanjangan PPKM level 4 berdampak buruk kondisi perusahaan jasa pelayaran kapal penumpang.
Hal itu disusul banyaknya persyaratan yang harus dilengkapi calon penumpang yang akan berangkat.
“Banyak penumpang yang mengeluh, harga persyaratan lebih mahal dari ongkos kapal. Misalnya lintas provinsi, Bengkalis-Selat Panjang dan beberapa daerah lainnya wajib swab/PCR biaya periksanya sudah 900 ribu-an sementara tiket kapal cuman 300 ribu-an. Pusingkan mereka, penumpang,” ungkap Asmadi.
Hal itu pulalah yang membuat perusahaan pelayaran kapal terpaksa memberhentikan pelayaran kapal.
Baca juga: Ditpolairud Polda Kepri Sergap 2 Kapal di Batam, Penumpang Tak Pegang Dokumen Kesehatan
Baca juga: KAPAL Pelni Kembali Berlayar Batam, Calon Penumpang Serbu Loket Beli Tiket
“Pertama PPKM sempat kita buka trip pelayaran, tapi penumpang sepi. Hanya hitung jari. Karena persyaratan lumayan ketat, wajib vaksin, wajib swab PCR,” katanya.