Breaking News:

PEMBUNUHAN DI BATAM

Kasus Pembunuhan di Bengkong Batam, Hanani Hananto Dikenakan Pasal Tambahan

JPU Kejari Batam Immanuel Gort menyebut, Hanani Hatanto tersangka kasus penikaman yang menewaskan Zulpan di Bengkong dikenakan pasal tambahan

Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Dewi Haryati
TribunBatam.id/Ronnye Lodo Laleng
Kasus Pembunuhan di Bengkong Batam, Hanani Hananto Dikenakan Pasal Tambahan. Foto rekonstruksi kasus pembunuhan di Bengkong, Batam, Kamis (1/7/2021). 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kasus penikaman hingga menewaskan Zulpan, pria asal Pasaman di Bengkong Telaga Indah, Batam, Juni 2021 lalu, tak lama lagi memasuki babak baru.

Pasalnya berkas tersangka Hanani Hananto di Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam sudah rampung.

Kasus pembunuhan itu pun dalam waktu dekat akan disidangkan di meja hijau.

Hal ini disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Batam Karya So Immanuel Gort kepada awak media, Selasa (10/8/2021).

"Semua berkas sudah lengkap dan dalam waktu dekat akan digelar dan disidangkan," katanya.

Baca juga: Kasus Kematian Siprianus Napi Rutan Batam Jadi Atensi Kejari Batam: Berkas Masih Diteliti

Baca juga: Dugaan Penganiayaan di Batam, Pengacara Pertanyakan Lanjutan Laporan Irwan Gea

Ia pun menambahkan, pelaku Hanani Hananto mendapat pasal tambahan dalam kasus ini.

Yakni kesatu primair pasal 340, subsidair pasal 338 atau kedua pasal 351 ayat (3).

Sebelumnya oleh polisi pelaku dikenakan Pasal 351 ayat 3 KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan orang meninggal dunia.

Namun dari Polsek Bengkong saat itu menilai, tak menutup kemungkinan dari hasil pemeriksaan pelaku juga bisa dijerat pasal Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan.

Rekonstruksi Kasus Pembunuhan

Unit Reskrim Polsek Bengkong sebelumnya menggelar rekonstruksi pembunuhan karyawan mebel, Zulpan oleh Hanani Hananto (40), Kamis (1/7/2021).

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved